- Serangan drone Iran dilaporkan melukai empat orang di Bandara Dubai, meski otoritas setempat menyatakan insiden tidak serius.
- Kementerian Pertahanan UEA mengklaim berhasil mencegat sebagian besar rudal dan drone, tetapi ada laporan kontradiktif dari pihak lain.
- Pemerintah UEA dilaporkan melarang warga memposting video serangan dan mengancam hukuman berat bagi kritik reputasi negara.
Perusahaan teknologi seperti Google, Microsoft, hingga Nvidia disebut masuk daftar target potensial.
“Itu membuat hampir seluruh kawasan ekspatriat dan turis di Dubai menjadi sasaran,” kata sumber yang dikutip Haigh.
Ia juga mengungkap pemerintah UEA mengirim pesan massal yang melarang warga memposting video serangan.
“Tidak boleh ada konten yang memicu kepanikan. Bahkan menyebutkan ledakan bisa berujung penjara,” tulisnya.
Menurut Haigh, para influencer dipaksa tetap menampilkan kehidupan mewah.
“Media sosial penuh video pesta dan pantai, tapi kenyataannya orang hidup dalam ketakutan. Mereka bilang, ‘Jangan khawatir, kami aman,’ karena mereka tahu siapa yang berkuasa.”
Ia memperingatkan kritik terhadap pemerintah bisa berujung denda hingga £200.000 dan hukuman penjara panjang.
“Siapa pun yang merusak reputasi negara bisa dipenjara bertahun-tahun,” katanya.
Kontributor: Azka Putra
Baca Juga: Gegara Perang, Zulhas Klaim RI Kebanjiran Order Pupuk Urea dari Negara Lain
Berita Terkait
-
Gegara Perang, Zulhas Klaim RI Kebanjiran Order Pupuk Urea dari Negara Lain
-
Rudal AS Bunuh 170 Siswi dan Guru Iran, PBB Masih Ada atau Sudah Bubar Sih?
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Tiarap! Eks Intel US Army Bongkar Jenis Drone Kamikaze Iran Bisa Hantam Jantung AS
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kami Ireng Tapi Bukan Londo, Menjawab Cap Antek Asing dari Podium Kekuasaan
-
Berduka Atas Bentrokan di Matraman, Pramono Anung Minta Warga Tak Terpancing Disinformasi
-
Febrie Adriansyah Dituding Miliki Aset Kripto
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!
-
Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo
-
Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
5 Rekomendasi Toko Sepeda Online Tepercaya di Indonesia, Koleksinya Lengkap
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV