- Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet menunaikan zakat di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026) sebagai keteladanan publik.
- Ketua Baznas menyatakan keteladanan pemimpin efektif memicu partisipasi publik dibandingkan sosialisasi konvensional.
- Baznas sementara menghimpun Rp6 triliun pada Ramadan dan menargetkan total penghimpunan zakat nasional Rp60 triliun.
“Baznas sendiri, pada Ramadan ini, dari 746 unit alhamdulillah sudah terkumpul Rp6 triliun,” ungkap Sodik.
Angka ini merupakan capaian sementara yang diprediksi akan terus melonjak seiring dengan mendekatnya Hari Raya Idul Fitri, di mana masyarakat biasanya mempercepat pembayaran zakat fitrah maupun zakat maal.
Lebih jauh, Baznas telah menetapkan target yang sangat ambisius untuk tahun anggaran ini, yaitu mencapai Rp60 triliun secara nasional.
Dana ini direncanakan akan dialokasikan secara sistematis untuk berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta bantuan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan (mustahik).
“Kita baru bulan ketiga, ditambah bulan Ramadan. Insyaallah dengan dukungan semua, mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang 60 triliun,” ujar Sodik dengan nada optimistis.
Modernisasi Zakat untuk Generasi Muda dan Profesional Urban
Baznas di bawah kepemimpinan saat ini, terus berupaya melakukan digitalisasi dan penguatan tata kelola agar dana yang dihimpun dapat dipertanggungjawabkan secara syariah maupun regulasi negara.
Sodik Mudjahid kembali mengingatkan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, agar dampak sosialnya dapat dirasakan secara kolektif dan terstruktur dalam skala nasional.
Kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo dengan membayar langsung di Istana Negara adalah jaminan atas kredibilitas lembaga tersebut.
Baca Juga: Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
“Kepada masyarakat, sekali lagi kami mengimbau untuk membayar zakat. Istilah kami adalah zakat menolong umat dan zakat adalah penolong di akhirat,” tuturnya.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan zakat sebagai salah satu instrumen pendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam aspek jaring pengaman sosial.
Menutup keterangannya, Sodik memastikan bahwa Baznas akan menjaga amanah tersebut dengan profesionalisme tinggi.
“Kami siap, Baznas siap menerima dan menyalurkan kepada mustahik sesuai dengan prinsip amanah dan sesuai dengan syariah,” katanya.
Dengan dukungan penuh dari Istana, kini bola panas berada di tangan masyarakat untuk turut serta menggerakkan roda ekonomi syariah demi Indonesia yang lebih sejahtera.
Berita Terkait
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini