- Pelepasan gelombang kedua program Pulang Basamo 2026 untuk pemudik asal Sumatra Barat berlangsung 15 Maret 2026.
- Pendaftaran tiket mudik menggunakan sistem daring sepenuhnya, ludes dalam satu jam secepat penjualan tiket konser.
- Keamanan perjalanan dijamin dengan pengawalan kepolisian berjenjang dan pemeriksaan kelayakan bus melalui tiga titik pemeriksaan.
Peserta terjauh tercatat berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Pulau Dewata, Bali.
Pengawalan Ketat Kepolisian Lintas Provinsi
Keamanan dan kenyamanan peserta mudik menjadi prioritas utama penyelenggara.
Mengingat jalur lintas Sumatra yang memiliki tantangan geografis tersendiri, koordinasi dengan pihak kepolisian dilakukan secara intensif.
Sejak gelombang pertama hingga gelombang kedua ini, Polda Sumatra Barat terus melakukan pendampingan.
Reza Ikhwan secara khusus menyampaikan apresiasinya terhadap jajaran kepolisian yang memastikan ritme perjalanan tetap terjaga.
"Sehingga perjalanan mudik gelombang satu dan dua ini bisa berjalan lancar, sampai ke lokasi tujuan, dengan waktu yang teratur, yang tepat, dan perjalanan yang lancar," katanya.
Di sisi lain, Wakapolda Sumbar Brigjen Solihin menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam program ini adalah bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.
Hal ini selaras dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam setiap aktivitas publik yang masif seperti mudik lebaran.
Baca Juga: Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026
Solihin merinci bahwa perjalanan ribuan pemudik ini tidak dilepas begitu saja. Ada sistem pengawalan berjenjang yang melibatkan berbagai kepolisian daerah (polda) yang akan dilewati oleh rombongan bus.
"Insyaallah tidak ada kendala, karena nanti ada mereka komunikasi. Setiap tempat nanti ada mereka dikawal secara berjenjang, nanti ada Polda Metro Jaya, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Jambi, dan Polda Sumbar," tegas Solihin.
Skema Check Point dan Jaminan Kelayakan Armada
Untuk menjaga kondisi fisik pengemudi dan memastikan kelayakan kendaraan, pihak kepolisian telah menyiapkan titik-titik pemeriksaan atau check point.
Pada titik-titik inilah nantinya rombongan akan dipantau perkembangannya sebelum akhirnya dipecah menuju kabupaten/kota tujuan masing-masing di Sumatra Barat.
"Ada tiga check point nanti, yaitu di Lampung, di Kota Lembang, di Kota Kasihukara, yang kedua di Upamata, di Kota Jakarta, di Kota Padang, ada tebing tinggi. Nanti di sana akan dipecah-pecah lagi sesuai dengan tujuan lebaran," katanya.
Berita Terkait
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Cek Tarif Tol Prambanan ke Semarang Per Maret 2026
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Daftar Tarif Tol Trans Jawa 2026 Lengkap, Pastikan Saldo E-Toll Cukup saat Mudik
-
CFG Gelar Mudik Gratis, 225 Peserta Pulang Kampung Lewat #MAUDIKBersama
-
5 Rest Area Tol Trans Jawa dengan Fasilitas Unggulan, Ada yang Mirip Mall hingga Punya Hotel
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet
-
Siap-siap Trump Boncos Lagi, Iran Mau Hancurkan Perusahaan Amerika Serikat di Timur Tengah