- Seruan "kematian untuk IDF" dipimpin rapper Bobby Vylan pada aksi Al-Quds Day di London, Minggu (15/3/2026).
- Kepolisian Metropolitan London mengumumkan penyelidikan resmi terhadap seruan yang bergema saat aksi pro-Palestina tersebut.
- Aksi tahun ini hanya diizinkan statis dan melibatkan seribu personel polisi untuk memisahkan kelompok berseberangan, menghasilkan 12 penangkapan.
Suara.com - Seruan kematian untuk IDF atau tentara Israel bergema di pusat kota London, Minggu (15/3/2026) waktu setempat.
Seruan itu terdengar nyaring saat aksi Al-Quds Day. Ialah rapper Bobby Vylan yang memimpin teriakan tersebut saat berpidato di depan massa aksi pro-Palestina.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, Bobby Vylan yang bernama asli Pascal Robinson-Foster terlihat memimpin chant, “death, death to the IDF” yang kemudian diikuti oleh peserta demonstrasi.
Akibat seruan tersebut, dilansir dari BBC polisi Metropolitan London akan melakukan penyelidikan.
“Kami mengetahui adanya chant dalam aksi Al-Quds dan akan melakukan penyelidikan,” kata pernyataan resmi Kepolisian Metropolitan. Polisi juga mengungkapkan bahwa kasus serupa pernah terjadi sebelumnya, namun jaksa menilai bukti saat itu belum cukup untuk membawa perkara ke pengadilan.
Aksi Al-Quds tahun ini tidak digelar dalam bentuk pawai seperti biasanya.
Pemerintah Inggris melalui Menteri Dalam Negeri menyetujui permintaan polisi untuk melarang pawai tahunan karena dikhawatirkan memicu kerusuhan, sehingga demonstrasi hanya diizinkan dalam bentuk aksi statis.
Meski demikian, ratusan orang tetap berkumpul di pusat London.
Polisi mengerahkan sekitar 1.000 personel untuk memisahkan kelompok pro-Palestina dan kelompok tandingan yang membawa bendera Israel serta spanduk anti-Hamas.
Baca Juga: Hamas Kirim Pesan ke Mojtaba Khamenei, Serukan Kemenangan atas Musuh-musuh Islam
Polisi melaporkan sedikitnya 12 orang ditangkap dengan berbagai tuduhan, termasuk mendukung organisasi terlarang, perilaku mengancam, dan pelanggaran ketertiban umum.
Penutupan sementara Lambeth Bridge juga dilakukan untuk mencegah bentrokan antara kedua kelompok.
Dalam aksi tersebut, sebagian demonstran membawa bendera Iran dan poster bertuliskan “Choose the right side of history”.
Polisi menyebut penyelenggara demonstrasi memiliki hubungan dengan kelompok yang mendukung pemerintah Iran, meski panitia menyatakan aksi itu sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina.
Al-Quds Day merupakan aksi tahunan yang digelar di berbagai negara pada akhir Ramadan, pertama kali diadakan setelah Revolusi Iran 1979.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya