- Hamas mengirim surat rahasia kepada Mojtaba Khamenei, ucapan selamat dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru Iran.
- Hamas mengecam serangan militer Israel dan Amerika Serikat, menegaskan Iran adalah pendukung utama perjuangan mereka.
- Duta Besar Iran membantah tuduhan keterlibatan Teheran dalam serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi baru-baru ini.
Suara.com - Kelompok Hamas dilaporkan mengirim surat rahasia kepada pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang berisi ucapan selamat sekaligus dukungan penuh dalam menghadapi musuh-musuh Islam, AS dan Israel.
Dalam surat tersebut, Hamas menyatakan keyakinan bahwa kepemimpinan Mojtaba akan membawa kemenangan melawan Israel dan Amerika Serikat.
Dalam isi surat yang beredar di media sosial, Hamas memuji kemampuan Mojtaba dan menyebutnya sebagai sosok yang mampu memimpin kapal revolusi menuju kemenangan.
Pernyataan itu muncul meski beredar laporan dari sejumlah sumber Barat yang menyebut Mojtaba Khamenei itu berada dalam kondisi kesehatan buruk dan mengalami luka serius.
Hamas juga mengecam serangan militer yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.
Kelompok tersebut menegaskan bahwa Teheran selama ini menjadi salah satu pendukung utama perjuangan mereka, baik secara politik maupun logistik.
Dukungan terhadap Mojtaba bukan kali pertama disampaikan.
Pekan sebelumnya, Hamas bersama kelompok Jihad Islam Palestina juga mengeluarkan pernyataan terbuka yang menegaskan mereka akan terus berdiri bersama Iran, serta menyamakan posisi mereka dengan Hizbullah di Lebanon dalam menghadapi Israel dan Amerika.
Iran Bantah Serang Kilang Minyak Arab Saudi
Baca Juga: Iran Tolak Negosiasi Gencatan Senjata Saat Serangan Israel Terus Berlanjut: Kami Siap Membela Diri
Sementara itu, duta Besar Iran untuk Arab Saudi, Alireza Enayati, membantah tuduhan bahwa Teheran berada di balik serangan terhadap fasilitas minyak milik Arab Saudi.
Ia menegaskan bahwa jika Iran benar-benar melakukan serangan tersebut, negaranya tidak akan menutupinya dan akan mengumumkan secara terbuka.
Dalam wawancara di Riyadh, Enayati mengatakan Iran saat ini hanya menargetkan kepentingan militer Amerika Serikat dan Israel dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan.
Ia tidak menyebut pihak lain sebagai pelaku, namun menekankan bahwa hubungan Iran dan Arab Saudi tetap berjalan normal.
Pernyataan itu muncul setelah insiden di kilang Ras Tanura yang sempat menghentikan operasi akibat kebakaran kecil diduga karena serpihan drone.
Selain itu, laporan juga menyebut adanya percobaan serangan terhadap ladang minyak Shaybah di wilayah gurun dekat perbatasan Uni Emirat Arab.
Hingga kini, Kementerian Pertahanan Arab Saudi belum secara resmi menyalahkan pihak mana pun atas serangan tersebut.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga