- Kisah pemudik di Kalideres: pengalaman pertama ke Jawa hingga tradisi tahunan.
- Ogi perdana mudik ke tanah kelahiran ayah di Jawa gunakan bus.
- Pemudik di Terminal Kalideres rasakan suasana lebih ramai dibanding tahun lalu.
Suara.com - Arus mudik Lebaran 2026 membawa beragam kisah menarik dari para penumpang yang memadati Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat.
Antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman terpancar jelas, baik bagi mereka yang sudah rutin mudik maupun bagi yang baru pertama kali merasakan sensasi perjalanan darat menggunakan bus.
Kisah menarik datang dari Ogi Wardhana, pemuda asal Medan yang menetap di Kalideres. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini Ogi memilih Jawa Timur sebagai destinasi mudik.
Ini merupakan pengalaman pertamanya melakukan perjalanan mudik di Pulau Jawa menggunakan bus.
"Aslinya saya dari Medan dan ini pertama kalinya saya mudik ke Jawa. Jujur, saya masih merasa bingung bagaimana prosedur naik bus antarkota," ujar Ogi di sela persiapannya berangkat, Selasa (17/3/2026).
Ogi mengaku pilihannya menggunakan bus didasari rasa penasaran untuk menikmati pemandangan jalur darat, meski biasanya ia lebih sering menggunakan pesawat atau kereta api.
Mudik kali ini terasa sangat emosional baginya karena merupakan kunjungan pertama ke tanah kelahiran sang ayah.
"Seumur hidup, saya belum pernah menginjakkan kaki di tanah kelahiran Bapak di Jawa. Ini adalah momen perdana," ungkapnya.
Di sisi lain, Amelia, pemudik asal Tangerang yang menuju Kuningan, Jawa Barat, memiliki cerita berbeda.
Baca Juga: Daftar Rest Area Tol Cipali Jalur A dan B, Cek Lokasi dan SPKLU Mobil Listrik
Baginya, mudik menggunakan bus sudah menjadi tradisi rutin tahunan.
"Karena jaraknya cukup dekat dan saya sudah menjadi pelanggan setia bus rute ini," jelas Amelia.
Amelia mencatat adanya perbedaan signifikan pada suasana mudik tahun ini. Ia merasa volume pemudik kali ini jauh lebih padat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Sepertinya sekarang jauh lebih ramai," tuturnya.
Meski harus berdesakan di tengah keramaian terminal, Amelia mengaku sangat bahagia bisa kembali ke kampung halaman.
"Senang sekali akhirnya bisa pulang kampung," ujarnya sembari merapikan barang bawaan di bagasi bus.
Cerita Ogi dan Amelia merepresentasikan semangat jutaan pemudik di seluruh Indonesia. Meskipun memiliki latar belakang dan tujuan yang berbeda, tekad mereka tetap satu: kembali ke pelukan keluarga untuk merayakan hari kemenangan di kampung halaman.
____________________________
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini
-
Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?
-
Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?
-
'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo
-
Kecelakaan Pesawat Militer AS B-52 Stratofortress, 8 Orang Awak Tewas
-
Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!
-
Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!