- Terminal Terpadu Pulo Gebang mengalami penumpukan penumpang pada Rabu (18/3) pagi karena keterlambatan kedatangan bus.
- Keterlambatan bus disebabkan oleh penerapan sistem satu arah (one way) saat rekayasa lalu lintas arus mudik.
- Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat 122 bus telah berangkat membawa total 1.307 penumpang menuju Sumatra dan Jawa.
Suara.com - Terminal Terpadu Pulo Gebang sempat dipadati penumpang pada Rabu (18/3) pagi. Penumpukan terjadi bukan karena lonjakan mendadak, melainkan akibat bus yang dijadwalkan berangkat terlambat tiba di terminal.
Kepala Terminal Pulo Gebang, Christianto, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut antrean penumpang sempat mengular akibat armada tidak datang tepat waktu.
“Pagi tadi memang sempat menumpuk karena busnya terlambat. Tapi sekarang sudah terurai, penumpang sudah berangkat,” kata Christianto ditemui di lokasi, Rabu (18/3/2026).
Keterlambatan itu, lanjut dia, berkaitan dengan rekayasa lalu lintas yang mulai diterapkan pada masa arus mudik. Sistem satu arah (one way) membuat sejumlah bus yang seharusnya kembali ke Jakarta untuk mengangkut penumpang pagi hari justru tertahan di perjalanan.
“Hari ini sudah mulai one way, jadi bus yang harusnya balik untuk keberangkatan pagi mengalami keterlambatan,” ujarnya.
Meski sempat tersendat di pagi hari, arus keberangkatan berangsur normal menjelang siang. Berdasarkan data hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 122 bus telah diberangkatkan dengan total 1.307 penumpang.
Pantauan Suara.com sekitar pukul 12.20 WIB, suasana di ruang tunggu dan area keberangkatan lantai 3 terminal mulai lengang. Tidak terlihat lagi penumpukan seperti pagi tadi. Hanya puluhan penumpang yang duduk santai menunggu waktu keberangkatan.
Dibandingkan hari sebelumnya, jumlah penumpang hari ini memang masih lebih rendah. Puncak sementara tercatat pada Selasa (17/3/2026), saat 511 bus diberangkatkan dengan total 6.079 penumpang.
Adapun tujuan favorit pemudik dari terminal ini masih didominasi rute ke Pulau Sumatra serta sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Baca Juga: Fasilitasi Perantau, Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis 2026
Berita Terkait
-
Fasilitasi Perantau, Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis 2026
-
Jangan Sampai Terjebak! Ini Prediksi Lokasi Titik Rawan Macet Terparah Arus Balik 2026
-
Cara Mengatur Uang THR Agar Tidak Habis untuk Mudik Saja
-
Kapolri Lepas 4.009 Peserta Mudik Gratis Polri, Sopir Dipastikan Bebas Narkoba dan Alkohol!
-
H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu