- Pabrik plastik di Cengkareng, Jakarta Barat, ludes terbakar pada Jumat dini hari, 20 Maret 2026.
- Penyebab kebakaran diduga kuat karena percikan petasan yang dilemparkan oleh sekelompok remaja.
- Wali Kota Jakarta Barat mengimbau warga menghindari bermain petasan selama libur Lebaran demi keamanan.
Suara.com - Sebuah pabrik plastik di Jalan Bojong Raya Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat ludes terbakar pada Jumat (20/3/2026) dini hari. Diduga kebakaran disebabkan oleh tembakan petasan.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengimbau agar warga tidak bermain petasan sepanjang libur Lebaran.
"Kita harapkan tidak ada warga yang bermain petasan sembarangan. Dan ini menjadi bukti bahwa hal ini juga berbahaya," kata Iin kepada wartawan, di Jakarta Barat, Jumat (20/3/2026).
Tembakan petasan yang mengarah ke bangunan sangat berisiko menyebabkan kebakaran. Sebabnya, hal itu perlu dihindari.
"Faktor kebakaran bisa dipicu oleh banyak hal, di antaranya korsleting listrik, kemudian juga tadi ada dampak dari mungkin ketidaksengajaan tapi mungkin juga hal-hal yang negatif yang dilakukan terkait dengan petasan atau bahan berbahaya lainnya," jelas Iin.
"Kita harap warga jangan melakukan itu karena kita juga sama-sama menjaga suasana Idulfitri, yang tentu kita harapkan bisa terjaga dengan baik dan tidak ada hal-hal mengenai masalah kebakaran," imbuhnya.
Sebelumnya, kebakaran yang melanda sebuah pabrik plastik di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat dini hari. Diduga kebakaran buntut aksi pelemparan petasan oleh sekelompok remaja.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, berdasarkan pengakuan sekuriti di lokasi, petasan itu dilemparkan sekelompok remaja.
"Sementara diduga karena percikan petasan. Sekitar pukul 03.23 WIB, menurut penuturan sekuriti, pada awal kejadian, terdapat remaja bermain petasan," kata Syaiful, Jumat
Baca Juga: Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
Para remaja nakal itu sempat dilarang oleh petugas sekuriti. Namun larangan itu membuat mereka semakin menjadi-jadi.
Akibatnya, salah satu petasan masuk ke dalam pabrik plastik dan membakar isi pabrik tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.
Berita Terkait
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
Panas Ekstrem Diduga Picu Kebakaran di Kramat Jati
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah
-
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Lagi di Jatinegara, Paksa 31 Warga Mengungsi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run