News / Metropolitan
Senin, 16 Maret 2026 | 16:24 WIB
Ilustrasi kebakaran. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Kebakaran di Jalan Swadaya PLN, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026), dipicu dugaan kuat korsleting listrik.
  • Pemadaman api melibatkan 15 unit mobil damkar dan 75 personel, berhasil tuntas pada pukul 08.54 WIB.
  • Insiden ini menyebabkan 31 warga dari 10 KK mengungsi dan mengakibatkan satu warga mengalami luka tertimpa atap.

Suara.com - Korsleting Listrik Picu Kebakaran Lagi di Jatinegara, Paksa 31 Warga Mengungsi

Si jago merah mengamuk hebat di kawasan padat penduduk Jalan Swadaya PLN, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (16/3/2026).

Insiden yang menghanguskan bengkel meubel dan sejumlah bangunan di sekitarnya itu diduga kuat dipicu oleh masalah korsleting listrik.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, membeberkan kronologi awal mula kemunculan titik api di lokasi tersebut.

“Saat pertama kali terlihat, api sudah membesar dari salah satu bangunan yang dijadikan bengkel atau workshop meubel,” ujarnya, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Kobaran api yang sangat besar membuat pihak pemadam kebakaran segera menerjunkan kekuatan penuh guna melokalisir perambatan.

Abdul menjelaskan bahwa operasi pemadaman dimulai sejak pukul 07.31 WIB hingga akhirnya dinyatakan tuntas sepenuhnya pada pukul 08.54 WIB.

“Kami mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 75 personel,” terangnya.

Peristiwa nahas tersebut memakan satu korban luka, yakni seorang warga bernama Dimas (35) yang tertimpa atap bangunan saat berjibaku membantu pemadaman.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi

Warga lain yang bernama Lukman (46) menuturkan bahwa api merembet dengan sangat cepat ke bangunan semi permanen di sekitar workshop tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan pascakebakaran, tercatat sebanyak 31 jiwa dari 10 Kepala Keluarga (KK) kini kehilangan tempat tinggal dan menjadi penyintas.

Lurah Jatinegara, Faqieh Insani, memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sosial untuk menangani seluruh warga yang terdampak.

“Tenda pengungsian sudah kami ajukan untuk dipasang di lahan kosong dekat lokasi kejadian,” tandasnya.

Kebakaran akibat masalah kelistrikan sebelumnya juga menghanguskan satu gudang konveksi, satu warung makan tegal dan 25 rumah penduduk di kawasan Tambora, Jakarta Barat akhir pekan lalu.

Load More