- Serangan rudal Iran mengenai pangkalan gabungan AS-Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia, memicu kekhawatiran baru.
- Dua rudal yang ditembakkan sejauh 4.000 kilometer ini menunjukkan perkembangan program rudal Iran lebih cepat dari dugaan.
- Serangan ini mengindikasikan ancaman rudal Iran berpotensi meluas melampaui Israel, mengarah ke Eropa dan AS.
“Iran sudah lama menjadikan program rudal sebagai prioritas, jadi peningkatan kemampuan seperti ini bukan hal mengejutkan.”
Laporan Badan Intelijen Pertahanan AS sebelumnya menyebut Iran belum memiliki rudal balistik yang mampu menjangkau Amerika Serikat.
Namun sejumlah pejabat memperingatkan perkembangan bisa lebih cepat dari perkiraan.
Senator AS, Tom Cotton, mengatakan Iran bisa mempercepat programnya.
“Saya khawatir Iran bisa membuat ICBM fungsional dalam enam bulan jika teknologi peluncuran luar angkasa digabung dengan rudal jarak menengah,” katanya.
Direktur CIA, John Ratcliffe, mendukung kekhawatiran tersebut.
“Jika tidak dihambat, Iran pada akhirnya akan mampu mengembangkan rudal yang dapat mengancam wilayah daratan Amerika Serikat,” ujarnya.
Analis keamanan juga memperingatkan bahwa meski akurasi jarak jauh Iran masih dipertanyakan, kemampuan mencapai jarak tersebut tetap berbahaya.
“Ini mengubah asumsi lama tentang ancaman Iran,” kata analis AEI, Nicholas Carl.
Baca Juga: Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
“Bahkan jika tidak akurat, rudal jarak jauh bisa dipakai untuk menebar teror atau menggunakan hulu ledak klaster.”
Diduga militer Iran menembakkan rudal Sejjil ke pulau Diego Garcia, yang diketahui memiliki jangkauan 2.000+ km.
Selain Sejjil, Iran juga memiliki rudal lain dengan jangkauan 2.000+ km yakni Khorramshahr-4.
Kontributor: M.Faqih
Tag
Berita Terkait
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru