-
Joe Kent memperingatkan pengerahan pasukan AS ke Pulau Kharg akan berujung bencana militer.
-
Konflik memanas setelah serangan AS-Israel menewaskan Ayatollah Ali Khamenei dan ribuan warga sipil.
-
Iran mengancam hancurkan infrastruktur energi kawasan jika pembangkit listrik mereka diserang Amerika Serikat.
Situasi di kawasan tersebut memang sudah memanas sejak dimulainya operasi militer besar-besaran akhir bulan lalu.
Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang target di Iran, termasuk Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Kematian tokoh tertinggi di negara tersebut memicu gelombang kemarahan besar dari rakyat dan militer setempat.
Tidak hanya fasilitas militer, sejumlah fasilitas publik dan sekolah juga dilaporkan terkena dampak serangan udara.
Di hari pertama serangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, sementara ratusan siswi sekolah dasar di Iran selatan tewas setelah sekolah mereka dihantam rudal.
Otoritas kesehatan setempat mencatat angka kematian yang terus bertambah akibat agresi militer gabungan tersebut.
Menurut otoritas Iran, korban jiwa serangan AS-Israel ke negaranya saat ini mencapai 1.300 orang.
Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel, serta target-target militer AS di Timur Tengah.
Aksi saling balas serangan ini membuat stabilitas keamanan di wilayah teluk menjadi sangat tidak menentu.
Baca Juga: Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
Washington kini harus menghadapi konsekuensi panjang dari operasi militer yang telah diluncurkan sejak Februari.
Iran mengancam akan membalas serangan terhadap infrastruktur energi ke negaranya dengan menyerang instalasi energi di seantero Timur Tengah yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga minyak secara jangka panjang.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan posisi negaranya dalam menghadapi ancaman terbaru dari pihak Amerika.
"Seketika setelah pembangkit dan infrastruktur listrik negara kami diserang, semua infrastruktur vital di seantero kawasan, termasuk infrastruktur energi dan minyak, akan dianggap sebagai sasaran tembak yang sah," kata ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melalui media sosial X, Ahad.
Pernyataan ini merupakan balasan langsung atas ancaman Donald Trump terhadap pasokan energi nasional mereka.
Trump sebelumnya menuntut agar Teheran membuka akses Selat Hormuz dalam waktu 48 jam bagi pelayaran internasional.
Ghalibaf memperingatkan bahwa kehancuran fasilitas listrik tidak akan hanya dirasakan oleh satu pihak saja.
Ghalibaf mengatakan bahwa serangan balasan tersebut, jika terjadi, akan "menghancurleburkan" infrastruktur listrik di kawasan dan menyebabkan "harga minyak melonjak untuk waktu yang lama".
Dunia kini menanti bagaimana eskalasi ini akan berdampak pada ekonomi global dan pasar minyak mentah.
Iran hingga kini masih melanjutkan serangan ke target-target militer Amerika Serikat dan Zionis Israel sebagai balasan atas operasi militer gabungan kedua negara tersebut terhadap Iran pada 28 Februari.
Konflik bersenjata ini tampaknya masih jauh dari kata usai mengingat kedua belah pihak enggan untuk mundur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga