- Ledakan besar terjadi di kilang minyak mentah Valero Energy Corporation di Port Arthur pada Senin sore (23/3).
- Otoritas setempat memerintahkan warga di barat kota untuk berlindung di tempat aman karena asap hitam pekat.
- Penyebab ledakan diduga masalah unit pemanas, namun belum ada laporan korban luka resmi saat kejadian.
Suara.com - Ledakan besar mengguncang kilang minyak mentah di Port Arthur pada Senin sore (23/3) waktu setempat.
Insiden di fasilitas milik Valero Energy Corporation itu memicu kepulan asap hitam pekat dan membuat rumah warga bergetar.
Otoritas langsung mengeluarkan perintah berlindung di tempat aman bagi warga di wilayah barat kota.
“Ledakannya sangat keras, rumah dan kendaraan ikut bergetar,” ujar salah satu warga kepada media lokal seperti dilansir dari NY Post.
Asap tebal yang menyelimuti area memicu kekhawatiran kesehatan.
Seorang saksi menyebut udara di sekitar lokasi “berbau seperti telur busuk”, yang biasanya terkait kandungan sulfur.
Sejumlah warga mempertanyakan keputusan tidak dilakukan evakuasi.
“Sampai situasinya benar-benar aman, seharusnya kami dievakuasi,” tulis seorang warga di media sosial.
Lantas apa penyebab kilang minyak di Texas, AS itu meledak? Apakah diserang rudal Iran?
Baca Juga: Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
Sheriff Jefferson County, Zena Stephens, menduga ledakan berasal dari masalah pada unit pemanas di kilang.
Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
Meski ledakan terlihat dramatis, belum ada laporan korban luka.
Pihak Valero memastikan seluruh pekerja di fasilitas tersebut telah terdata dan dalam kondisi aman.
Kilang Port Arthur sendiri merupakan salah satu fasilitas besar di kawasan Teluk Texas, memproduksi hingga 435.000 barel bahan bakar per hari.
Insiden ini langsung memicu kepanikan warga di kota berpenduduk sekitar 55.000 jiwa.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah