-
Donald Trump mengancam hancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.
-
Pihak militer Iran mengejek ancaman Trump dengan menggunakan kalimat ikonik 'You're Fired'.
-
AS memutuskan menunda serangan selama lima hari setelah adanya dialog produktif dengan Iran.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada pemerintah Iran terkait jalur pelayaran internasional.
Pemimpin Negeri Paman Sam tersebut menuntut pembukaan total akses Selat Hormuz dalam waktu sangat singkat.
Trump memberikan batas waktu selama dua hari agar lalu lintas laut di kawasan tersebut kembali normal.
Jika tuntutan ini diabaikan, Amerika Serikat mengancam akan menghancurkan seluruh infrastruktur energi milik negara tersebut.
Target utama dari serangan udara yang direncanakan adalah sektor kelistrikan di berbagai wilayah Iran.
Melalui akun media sosial pribadinya, Trump menegaskan keseriusannya untuk melumpuhkan fasilitas pembangkit listrik Iran.
Konflik bersenjata ini sendiri berakar dari perselisihan yang melibatkan Israel sejak akhir Februari lalu.
Iran memutuskan untuk mengunci jalur strategis tersebut sebagai bentuk perlawanan atas serangan yang mereka terima.
Langkah penutupan jalur laut ini berdampak sangat fatal bagi stabilitas ekonomi dan keamanan dunia.
Baca Juga: Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
Perlu diketahui bahwa sekitar seperlima dari total pasokan gas dan minyak dunia bergantung pada selat ini.
Banyak negara konsumen energi kini terpaksa memutar otak untuk mencari rute pengiriman alternatif yang lebih jauh.
Beberapa pemerintahan di dunia bahkan mulai menguras cadangan energi nasional mereka demi menjaga kestabilan dalam negeri.
Hambatan distribusi ini memicu lonjakan harga bahan bakar yang sangat signifikan di pasar internasional.
Kenaikan harga energi tersebut membawa ancaman inflasi besar bagi negara-negara yang bergantung pada minyak Teluk.
Menanggapi ancaman penghancuran infrastruktur tersebut, pihak militer Iran justru menunjukkan sikap yang sangat santai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa