- Menteri Perhubungan memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi hari ini dengan estimasi 285.000 kendaraan.
- Untuk mengurangi kepadatan, diberlakukan sistem buka tutup pada rest area 62B dan 52B mulai hari ini.
- Pemanfaatan kebijakan *work from anywhere* diharapkan membantu masyarakat merencanakan perjalanan agar tidak terjadi lonjakan bersamaan.
Suara.com - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memprediksi bakal ada sekitar 285 ribu kendaraan yang melakukan arus balik hari ini. Diprediksi hari ini merupakan puncak arus balik lebaran 2026.
“Kemungkinan akan terjadi arus balik, terjadi pada hari ini dengan jumlah kendaraan diperkirakan sebanyak 285.000,” kata Dudy, Selasa (24/3/2026).
Dudy mengatakan, guna menghindari kepadatan kendaraan, pihaknya juga akan melakukan buka tutup pada sejumlah rest area. Adapun rest area yang bakal diberlakukan buka tutup yakni rest area 62B dan 52B.
“Saya sampaikan juga bahwa memang ada beberapa rest area yang diberlakukan buka tutup, yaitu rest area 62B dan 52B. Itu dilakukan buka tutup dengan harapan supaya tidak terjadi kepadatan mengingat bahwa pada saat kepulangan arus mudik kemarin itu ada sebanyak 270 ribu,” ujarnya
“Kita bisa melihat bahwa terjadi kepadatan, maka ada upaya untuk supaya kembali ini, arus balik ini, tidak terjadi kepadatan sebagaimana yang terjadi pada saat tanggal 18 kemarin, sehingga ada beberapa rest area yang kami berlakukan buka tutup,” tambah Dudy.
Dalam perjalanan arus balik, Dudy berharap masyarakat bisa bisa mendapatkan informasi melalui aplikasi yang telah disiapkan.
“Sehingga masyarakat bisa secara jelas bisa mendapat informasi dan dapat merencanakan perjalanannya dengan baik,” ungkapnya.
Dengan diberlakukannya kebijakan work from anywhere (WFA), diharapkan masyarakat bisa pulang secara berangsur, tidak terjadi lonjakan dalam satu waktu.
“Kita ada WFA, work from anywhere, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk merencanakan perjalanannya sehingga tidak semuanya berada pada hari ini. Jadi bisa melakukan perjalanan di hari-hari yang lain,” tandasnya.
Baca Juga: KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
Berita Terkait
-
KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
-
Misi Menolak Jadi Kaum Rebahan: 6 Cara Memaksimalkan Waktu Libur Lebaran
-
Terintegrasi Banyak Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan, LRT Bisa Jadi Solusi Libur Lebaran
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Hari Ini, One Way Nasional Diberlakukan
-
Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak