- Jusuf Kalla batal pergi ke Iran karena menghadiri dialog perdamaian di beberapa negara ASEAN.
- Juru bicara mengklarifikasi isu keberangkatan JK ke Teheran yang beredar dalam video media sosial.
- PMI yang dipimpin JK akan mengirimkan bantuan obat-obatan kemanusiaan ke Iran pada awal April 2026.
Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) dipastikan tidak bertolak ke Iran. Kepastian ini disampaikan langsung oleh juru bicaranya, Husain Abdullah.
Husain menyebut JK saat ini tengah menghadiri sejumlah agenda dialog tentang perdamaian di sejumlah kota di Asean selama 25-28 Maret 2026.
"Pak JK tidak ke Teheran tapi ke beberapa negara Asean menghadiri undangan dialog tentang perdamaian. Didampingi Prof. Hamid Awaludin," tegas Husain saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).
Penegasan tersebut disampaikan Husain setelah video JK dalam pesawat beredar di media sosial. Dalam narasinya JK disebut-sebut tengah bertolak ke Iran.
Menurut Husain pihak yang terjun langsung ke Iran dalam misi kemanusiaan adalah Palang Merah Indonesia (PMI). Organisasi kemanusiaan yang diketuai oleh JK itu saat ini tengah menyiapkan sejumlah bantuan obat-obatan untuk dikirimkan ke Iran pada awal April 2026.
"Secara terpisah PMI memang sedang mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa obat obatan ke Iran, awal April depan," jelasnya
Husain juga menegaskan jika agenda pengiriman bantuan obat PMI ini tidak berkaitan dengan kunjungan JK ke Asean.
"Tapi (PMI ke Iran) tidak berkaitan dengan lawatan ke ASEAN kali ini," pungkasnya.
Baca Juga: Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf AL IRGC Iran di Kota Dekat Selat Hormuz
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama
-
Siapa Sarah Mullally? Mantan Perawat yang Jadi Perempuan Pertama Pimpin Gereja Inggris
-
Bantah Sembunyi-sembunyi Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Begini Penjelasan KPK
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan