Selain itu, PBB meminta dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti dari kedua insiden tersebut. Tujuannya agar ada kejelasan dan pertanggungjawaban atas jatuhnya korban dari pasukan perdamaian.
Respons Indonesia dan Dunia Internasional
Pemerintah Indonesia langsung mengambil sikap tegas atas insiden ini. Kementerian Luar Negeri mengecam keras serangan yang menewaskan prajurit TNI dan mendesak dilakukan investigasi yang transparan.
Indonesia juga kembali menyerukan agar semua pihak menghormati hukum internasional dan melindungi pasukan perdamaian.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia juga menekankan pentingnya upaya deeskalasi dan mengajak semua pihak untuk kembali ke jalur diplomasi guna menghentikan konflik yang semakin meluas.
Selain Indonesia, sejumlah negara dan pemimpin dunia juga turut mengecam kejadian ini. Mereka menilai serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan berbahaya bagi stabilitas global.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas
-
Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis
-
Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela
-
Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam
-
China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos