- Jenazah Praka Farizal telah dievakuasi dan disemayamkan di East Sector Headquarters Lebanon.
- Autopsi standar akan dilakukan di rumah sakit Beirut setelah situasi keamanan dinyatakan kondusif.
- Repatriasi jenazah akan melibatkan prosedur internasional kompleks, kemungkinan melalui negara sekitar karena penutupan ruang udara Lebanon.
Suara.com - Proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon masih terus berproses.
Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah, Kolonel Inf. Dimar Bahtera, menuturkan bahwa jenazah kini sudah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian perkara (TKP). Saat ini jenazah sudah disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ).
"Sudah di headquarter sudah ada di penyolatan jenazah dan lain semuanya oleh rekan-rekan yang satu area," kata Dimar saat ditemui di rumah duka, Lendah, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Selasa (31/3/2026).
Setelah proses penghormatan internal oleh rekan sejawat di markas besar selesai, jenazah direncanakan akan segera dibawa menuju ibu kota Lebanon untuk menjalani prosedur medis lebih lanjut.
"Nanti direncanakan untuk dievakuasi ke rumah sakit di Beirut kalau tidak salah. Nanti di situ baru dilakukan autopsi standar yang rumah sakit lebih lengkap," lanjutnya.
Disampaikan Dimar, pihak Satgas dan UNIFIL pun masih terus memantau perkembangan situasi keamanan di lapangan. Jika kondisi dinyatakan cukup kondusif maka tindakan autopsi akan segera dilakukan.
"Itu (autopsi) kemungkinan baru bisa dilakukan besok jika keadaannya kondusif. Nah, setelah itu baru nanti dilaksanakan proses repatriasi oleh PBB," ungkapnya.
Dimar memaparkan bahwa mekanisme repatriasi melibatkan tahapan birokrasi dan dokumen internasional yang cukup kompleks. Termasuk dalam proses pemulangan ke tanah air.
Hal itu mengingat ruang udara Lebanon saat ini masih ditutup untuk penerbangan sipil akibat konflik.
Baca Juga: DPR Minta Operasi Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon Dihentikan Sementara Jika Situasi Tak Aman
"Nanti mungkin penerbangannya dari mana, mungkin bisa jadi melalui Mesir ataupun Jordania, karena mungkin situasi di dalam Lebanon sendiri untuk penerbangan sipil kan close," terangnya.
"Sehingga harus melibatkan melalui bandara-bandara di negara sekitar dan sudah langsung di-handle sama Kementerian Luar Negeri sama Atase Pertahanan," tambahnya.
Rencananya, kata Dimar, setibanya di tanah air nanti, jenazah akan menerima penghormatan resmi dari negara sebelum diterbangkan ke kampung halaman.
"Mungkin akan dilakukan (penghormatan) di Mabes TNI atau mungkin di PMPP atau di Kemhan, kemudian baru dibawa ke Aceh, tapi mungkin tidak ke Aceh, tapi nanti langsung mungkin bisa ke sini (Kulon Progo)," tandasnya.
Berita Terkait
-
Tiga Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan dari Lebanon
-
5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon
-
Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Sampaikan Duka Mendalam dan Pastikan Pemulangan Jenazah
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel