Presiden China Xi Jinping (Instagram)
Baca 10 detik
- Pemerintah Tiongkok dan Pakistan bersiap menjadi mediator untuk menjembatani perundingan damai antara Washington dan Teheran di tengah kecamuk Perang Timur Tengah.
- Kedua negara menyepakati 5 poin rencana perdamaian, yang menuntut penghentian permusuhan, perlindungan warga sipil, serta keamanan navigasi di Selat Hormuz.
- Meski berstatus sebagai mitra utama Iran, Tiongkok belum memberikan bantuan militer, sementara Iran dikabarkan merespons usulan AS melalui perantara Islamabad.
Kunjungan diplomatik ke Beijing ini terjadi tak lama setelah Pakistan menjamu perwakilan dari Arab Saudi, Mesir, dan Turki untuk membahas upaya penghentian perang.
Di sisi lain, Tiongkok yang merupakan mitra utama Iran hingga saat ini masih belum mengumumkan pemberian dukungan persenjataan apa pun kepada Teheran.
Meskipun pihak Teheran selalu menolak mengakui adanya pembicaraan resmi dengan Washington, sebuah sumber anonim membeberkan fakta yang cukup mengejutkan publik.
Menurut laporan kantor berita Tasnim, Iran dilaporkan telah menyampaikan tanggapan atas lima belas poin rencana perdamaian usulan AS melalui perantara Islamabad.
Komentar
Berita Terkait
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi
-
Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
-
Ambisi Perang AS-Zionis Bikin Rakyat Israel Sengsara, Muncul Seruan Gulingkan Netanyahu
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas