News / Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 08:01 WIB
Ilustrasi gempa (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis pagi, 2 April.
  • Guncangan gempa yang berlangsung sekitar satu menit tersebut memicu kepanikan warga hingga keluar rumah di wilayah Gorontalo.
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk Sulawesi Utara dan Maluku Utara, namun wilayah Gorontalo tidak terkena dampaknya.

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4) pagi, turut dirasakan hingga sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo.

Guncangan yang berlangsung sekitar satu menit itu memicu kepanikan warga. Banyak di antaranya memilih keluar rumah untuk menghindari risiko bangunan roboh.

“Guncangannya terasa seperti mengayun dan cukup keras. Kami langsung keluar rumah karena panik,” ujar Adhan, warga Limboto, Kabupaten Gorontalo, mengutip dari ANTARA.

Ia menambahkan, getaran gempa terasa cukup lama hingga membuat tiang listrik dan kendaraan yang terparkir ikut bergoyang.

Pengalaman serupa juga dirasakan warga lainnya. Aldianto, warga Tapa, Kabupaten Bone Bolango, mengaku kaget dengan kekuatan gempa tersebut. Ia langsung menghubungi keluarganya di Bitung untuk memastikan kondisi mereka.

“Saya panik, tapi langsung kontak keluarga di Bitung untuk memastikan keadaan mereka,” katanya.

Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo, Andri Wijaya, menjelaskan bahwa data awal mencatat gempa bermagnitudo 7,3 sebelum diperbarui menjadi 7,6 oleh BMKG. Gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan pusat di 1,21 Lintang Utara dan 126,25 Bujur Timur, sekitar 127 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman 18 kilometer.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Namun, berdasarkan hasil pemodelan sementara, wilayah Gorontalo tidak termasuk daerah terdampak tsunami.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan situasi.

Baca Juga: Jelang Lawan Arema FC, Kapten Malut United Sebut Kondisi Tim Sangat Positif

Load More