News / Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 07:57 WIB
BMKG merilis pusat gempa yang terjadi di antara Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). (ANTARA/HO-BMKG)
Baca 10 detik
  • Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis pagi, 2 April.
  • Satu orang warga di Kota Manado meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami cedera akibat gempa tersebut.
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami bagi tujuh daerah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara pascagempa bumi itu.

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4) pagi, menyebabkan korban jiwa di Kota Manado.

Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara, Nuriadin Gumeleng, mengungkapkan dua warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan dan telah dievakuasi ke rumah sakit. Sementara satu korban lainnya mengalami patah kaki akibat melompat dari dalam toko saat gempa terjadi.

Hingga kini, tim masih terus melakukan pendataan dan penelusuran untuk memastikan ada tidaknya korban tambahan.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 06.48 WITA itu terasa kuat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Manado. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, dengan kedalaman 62 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Tercatat ada tujuh daerah yang masuk kategori siaga berdasarkan hasil pemodelan sementara.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan situasi pascagempa.
 

Load More