- Menteri Pertahanan Malaysia berjanji menindak tegas kasus kekerasan seorang kopral terhadap tujuh prajurit di Royal Malay Regiment.
- Korban bernama Muhammad Amirul Raziq mengalami cedera otak kritis setelah dipukul tersangka akibat perselisihan tugas membersihkan gudang.
- Polisi telah menangkap pelaku dan melakukan penyelidikan hukum menggunakan Pasal 325 KUHP terkait tindak pidana luka berat.
Suara.com - Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, berjanji akan menindak kasus penyerangan tujuh prajurit oleh seorang kopral tentara, yang mengakibatkan salah satu korban mengalami cedera otak.
Khaled menyatakan kementeriannya akan memastikan polisi mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk menyelesaikan penyelidikan.
“Tindakan akan diambil setelah penyelidikan selesai. Kami tidak menoleransi kekerasan seperti ini,” kata Khaled kepada New Straits Times.
Dilaporkan, seorang prajurit bernama Muhammad Amirul Raziq, 24 tahun, dalam kondisi kritis setelah diduga diserang di Royal Malay Regiment.
Pelaku, seorang kopral tentara, telah ditangkap polisi, sementara pihak militer membentuk dewan penyelidikan terkait insiden tersebut.
Hasil penyelidikan awal menemukan bahwa tersangka menampar dan memukul korban di wajah dan perut, diduga karena ketidakpuasan atas tugas membersihkan gudang senjata.
Ayah Amirul, Rosafindi Tambi Chik, seorang mantan komando, menegaskan bahwa pelatihan militer tidak pernah mengajarkan personel untuk menyerang sesama tentara.
Kasus ini tengah diselidiki berdasarkan Pasal 325 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia karena sengaja menyebabkan luka berat.
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia
-
Media Malaysia Ikut Soroti Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie
-
'Biar Anaknya Bangga': Keluarga Sepakat Kopda Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni
-
Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia
-
Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau