News / Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB
Serangan terhadap anggota UNIFIL memicu reaksi keras dari Jakarta. Pemerintah mengutuk pembunuhan prajurit TNI, sementara desakan evakuasi pasukan mulai menggema di Senayan.
Baca 10 detik
  • PBB menyelenggarakan upacara pelepasan militer bagi tiga jenazah prajurit TNI di Beirut pada Kamis, 2 April 2026.
  • Jenazah akan diberangkatkan dari Lebanon pada Jumat menuju Jakarta dengan rute transit melalui Istanbul, Turki.
  • Pemerintah Indonesia menyiapkan upacara kenegaraan di Jakarta saat jenazah tiba antara Sabtu atau Minggu mendatang.

Suara.com - Proses pemulangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon terus menunjukkan perkembangan. Hingga Kamis (2/4) pagi, pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah merampungkan persiapan teknis untuk melepas para prajurit tersebut secara militer di Beirut.

"Jenazah update sampai dengan pagi ini, kepastian dari PBB itu hari ini dilaksanakan proses upacara pelepasan secara militer oleh PBB di Beirut ya, di Lebanon," kata Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Inf. Dimar Bahtera, di rumah duka Praka Farizal, Ledok, Lendah, Kulon Progo, DIY, Kamis (2/4/2026).

Disampaikan Dimar, seluruh kendali operasional dan jadwal keberangkatan ketiga jenazah sepenuhnya diatur oleh otoritas UNIFIL. Hal itu mengingat status para prajurit sebagai bagian dari pasukan internasional.

Berdasarkan rencana terbaru, pemberangkatan dari wilayah Lebanon baru akan dilakukan pada hari Jumat waktu setempat.

"Kemudian dari PBB, karena semuanya perencanaan termasuk dengan kegiatan dikendalikan langsung oleh PBB. Jadi dari PBB nanti diberangkatkan dari Lebanon itu hari Jumat. Jumat waktu sana," ungkapnya.

Adapun informasi sementara rute pemulangan tetap menggunakan jalur transit melalui Istanbul, Turki. Ketiga jenazah prajurit tersebut dipastikan akan diberangkatkan secara bersamaan dalam satu rangkaian penerbangan menuju Jakarta.

"Nanti kemudian dikirim transit ke Istanbul, Turki, baru penerbangan ke Indonesia, Soekarno-Hatta," tambahnya.

Setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kata Dimar, negara akan memberikan penghormatan tertinggi bagi para prajurit. Pemerintah telah menyiapkan upacara kenegaraan khusus di Jakarta sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang gugur di medan tugas.

"Nanti di Jakarta ada proses kenegaraan untuk menyambut pahlawan kusuma bangsa. Kemudian baru direct ke Jogja," tuturnya.

Baca Juga: Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni

Terkait kepastian tiba di tanah air, pihak TNI memberikan estimasi pada Sabtu atau Minggu besok.

Hal ini merujuk pada durasi penerbangan yang cukup panjang serta adanya perbedaan zona waktu yang cukup signifikan antara Lebanon dan Indonesia.

"Perkiraan kalau Jumat (berangkat) berarti sekitar Sabtu atau Minggu, karena dari sana ke sini itu 12 jam perjalanan, terus ada 5 jam kita itu lebih cepat dibanding dengan waktu Lebanon," tandasnya.

Load More