Pemerintah Vietnam berencana menaikkan gaji aparat kepolisian mulai 1 Juli 2026. Kenaikan ini mengikuti usulan penyesuaian gaji dasar menjadi 2.530.000 dong per bulan. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
- Pemerintah Vietnam merencanakan kenaikan gaji aparat kepolisian mulai 1 Juli 2026 dengan penyesuaian gaji dasar bulanan.
- Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan melalui kenaikan pendapatan bagi bintara rendah hingga perwira kepolisian di Vietnam.
- Artikel ini turut menyajikan perbandingan gaji pokok dan tunjangan anggota Polri tahun 2026 sebagai bahan referensi.
- Inspektur Polisi Dua: Rp2.954.200-Rp4.779.300.
- Inspektur Polisi Satu: Rp3.046.600-Rp5.006.500.
- Ajun Komisaris Polisi: Rp3.141.900-Rp5.163.100.
4. Golongan IV (Perwira menengah dan tinggi):
- Komisaris Polisi: Rp3.240.200-Rp5.324.600.
- Ajun Komisaris Besar Polisi: Rp3.341.500-Rp5.491.200.
- Komisaris Besar Polisi: Rp3.446.000-Rp5.663.000.
- Brigadir Jenderal Polisi: Rp3.553.800-Rp5.840.100.
- Inspektur Jenderal Polisi: Rp3.665.000-Rp6.022.800.
- Komisaris Jenderal Polisi: Rp5.485.800-Rp6.221.200.
- Jenderal Polisi: Rp5.657.400-Rp6.405.500.
Selain gaji pokok, anggota Polri menerima berbagai tunjangan yang secara signifikan menambah total penghasilan bulanan. Beberapa tunjangan utama meliputi:
- Tunjangan Keluarga: 10 persen dari gaji pokok untuk istri/suami dan dua persen per anak (maksimal dua anak).
- Uang Lauk Pauk (ULP): Rp60 ribu per hari untuk anggota aktif, dapat mencapai sekitar Rp1,8 juta per bulan.
- Tunjangan Beras: Setara 18 kg beras untuk anggota dan 10 kg per anggota keluarga.
- Tunjangan Kinerja: Berdasarkan kelas jabatan, berkisar dari Rp1.968.000 (Kelas 1) hingga Rp29.085.000 (Kelas 17) per bulan. Untuk Wakapolri, tunjangan kinerja mencapai Rp34.902.000.
Komentar
Berita Terkait
-
Harga BBM Meledak, Driver Online Menyerah: Kerja Seharian Hanya untuk Bensin
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
-
Kisah Aipda Vicky Pengusut Kasus Korupsi: Mundur Usai Dimutasi Mendadak, Kini Bahagia Jualan Kopi
-
Eks Wakapolri Kritik Durasi Pendidikan Polri Hanya 5 Bulan: Masak Polisi Cuma Bisa Hormat dan Baris?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Takut Jadi 'Macan Ompong', Komjen Suyudi Cemas Nomenklatur BNN Dihapus dalam RUU Narkotika Baru
-
Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran, Ahli Hukum Sebut Berpotensi Kejahatan Perang
-
Hilangnya Hutan Bikin Air Mengalir Lebih Cepat ke Sungai, Apa Dampaknya bagi Kita?
-
Peneliti UGM Ungkap Bahaya Domino Kenaikan Harga Plastik: Dari Inflasi Hingga Ancaman PHK
-
Disiram Air Keras, Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Hari Ini
-
DPR Ungkap Persiapan Haji 2026 Belum 100 Persen Maksimal: Tenda di Arafah-Mina Masih Bermasalah
-
Kesiapan Air Irigasi Menyambut El Nino Godzilla, Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
-
Pemerintah akan Renovasi 400 Ribu Rumah Masyarakat Miskin Tahun Ini
-
PM Australia Terbang ke Singapura, Amankan Pasokan BBM di Tengah Lonjakan Harga
-
Dalih Promosi Aset, ASN DKI Bawa Mobil Dinas ke Puncak saat Libur: Tapi Plat Ditukar Jadi Putih?