- Intan Anggraeni melaporkan sosok bernama Rey ke Polresta Malang atas dugaan penipuan identitas gender pada April 2026.
- Pernikahan siri yang berlangsung di Malang terungkap sebagai penipuan saat Intan mengetahui Rey adalah seorang wanita.
- Pihak kepolisian kini sedang mendalami laporan terkait dugaan tindak pidana penipuan serta pemalsuan dokumen identitas pelaku.
Intan menjelaskan situasi tersebut saat memberikan keterangan di Mapolresta Malang.
"Waktu nikah, dia tidak membawa keluarganya. Alasannya waktu itu karena ada keluarga yang meninggal, jadi pernikahannya dilakukan secara siri. Tapi setelah dicek, ternyata tidak ada yang meninggal dunia sama sekali," kata Intan di Mapolresta Malang.
Kebohongan ini menjadi celah pertama yang mulai terkuak setelah status mereka resmi sebagai suami istri.
Hubungan keduanya sebenarnya terjalin dalam waktu yang relatif singkat. Intan menceritakan bahwa pertemuan pertama mereka terjadi di sebuah kafe di kawasan Kota Batu pada awal tahun ini.
"Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia mengaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli," ungkap Intan.
Selama masa perkenalan hingga berpacaran, Intan mengaku sama sekali tidak menaruh curiga karena pembawaan Rey yang sangat maskulin.
Fakta Mengejutkan di Malam Pertama
Puncak dari drama penyamaran ini terjadi ketika keduanya melewati malam pertama sebagai pasangan suami istri.
Di saat itulah, Intan menyadari ada kejanggalan fisik pada tubuh Rey yang tidak menunjukkan ciri-ciri seorang pria biologis. Penemuan fakta bahwa suaminya adalah seorang perempuan membuat Intan syok berat dan histeris.
Baca Juga: Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!
"Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata perempuan, saya langsung menangis dan melapor ke orang tua," ujar Intan.
Pengakuan ini menjadi dasar utama bagi keluarga Intan untuk segera mengambil tindakan tegas dan melaporkan Rey ke pihak berwajib atas dugaan penipuan identitas yang sangat merugikan.
Penyelidikan Polisi dan Dugaan Pemalsuan Dokumen
Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota kini tengah mendalami laporan yang dilayangkan oleh Intan Anggraeni. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mulai melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap motif dan cara Rey melakukan penyamaran tersebut.
"Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kami dalami lebih lanjut," kata Rahmad.
Polisi akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga dan penghulu yang hadir dalam pernikahan siri tersebut.
Selain masalah penipuan identitas gender, fokus penyelidikan juga mengarah pada aspek legalitas dokumen yang digunakan oleh Rey selama proses administrasi pernikahan.
Kuasa hukum atau perwakilan pelapor, Eko, juga menegaskan bahwa ada indikasi kuat mengenai manipulasi data kependudukan.
"Saat ini kami melaporkan salah satunya terkait pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi Saudari Intan," ujar Eko, Rabu (8/4).
Berita Terkait
-
Jelang Anniversary Pernikahan, Maxime Bouttier Fokus Atur Jadwal
-
Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!
-
BNI Perkuat Edukasi Anti-Phishing, Kenalkan Panduan Aman Periksa untuk Nasabah Korporasi
-
Menikah Bukan Sekadar Cinta: Ulasan Buku Karena Menikah Tak Sebercanda Itu
-
Dulu Nikah Muda, Fay Nabila Kini Akui Sudah Lama Cerai dari Suami
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK
-
Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?
-
Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG
-
Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!
-
Bupati Sukoharjo Kena OTT KPK, Uang Miliaran Rupiah Disita
-
Pramono Anung Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Rachmat Gobel Sepekan Sebelum Wafat
-
Jadi Momok, LSAK Desak Prabowo Cabut Perpres Pelindungan Jaksa oleh TNI
-
Menteri Hukum: Program Pasti Ada Solusi Tak Sekadar Tampung Aduan, Namun Pastikan Penyelesaian