Suara.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program prioritas, meliputi pembangunan Sekolah Rakyat tahun 2026, pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta pengembangan program pemberdayaan masyarakat.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mu’minun, serta Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun bersama jajaran. Wamensos Agus Jabo turut didampingi oleh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Sosial.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat, Herman Koswara, menyampaikan bahwa usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Maluku Tenggara telah masuk dalam Tahap III tahun 2026 dengan luas lahan sekitar 10 hektare.
“Kami mendorong agar seluruh kesiapan administratif, termasuk legalitas lahan dan dokumen lingkungan, dapat segera diselesaikan agar pembangunan berjalan sesuai tahapan,” ujar Herman.
Ia juga menegaskan secara tidak langsung bahwa kesiapan administrasi menjadi faktor krusial dalam memastikan implementasi program Sekolah Rakyat berjalan tepat waktu dan sesuai perencanaan.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melaporkan bahwa usulan Sekolah Rakyat di wilayahnya juga telah masuk dalam Tahap III tahun 2026, dengan kesiapan lahan serta proses AMDAL yang sedang berjalan.
“Pemerintah daerah siap mendukung penuh program prioritas nasional, termasuk Sekolah Rakyat, melalui kesiapan lahan, penguatan data, dan sinergi lintas sektor,” ujar Anom.
Ia menyampaikan bahwa Pemalang terus melakukan pemutakhiran DTSEN melalui koordinasi dengan Pusat Data dan Informasi Kemensos, serta tengah menyiapkan reaktivasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi sekitar 46.000 jiwa. Selain itu, ia melaporkan bahwa penanganan hunian tetap bagi korban banjir berjalan dengan baik.
Di sektor pemberdayaan, Anom juga menyinggung tantangan program anyaman pelepah pisang yang terkendala faktor cuaca, meskipun telah mendapat dukungan mesin pemintal dari Kemensos. Hal ini, menurutnya, menunjukkan perlunya dukungan berkelanjutan agar program pemberdayaan dapat semakin optimal.
Baca Juga: Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit
Sementara itu, Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mengusulkan dukungan sarana produksi berupa mesin pemarut singkong untuk mendukung pengembangan pangan lokal.
“Kami berharap adanya dukungan alat produksi agar potensi lokal dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia secara tidak langsung menekankan bahwa penguatan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi strategi penting dalam meningkatkan kemandirian masyarakat di daerah.
Dalam diskusi, Dinas Sosial Kabupaten Pemalang turut menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, antara lain tantangan koordinasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta kebutuhan rotasi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Hal tersebut menunjukkan bahwa penguatan koordinasi lintas sektor dan dukungan terhadap pendamping sosial masih menjadi kebutuhan penting dalam pelaksanaan program di tingkat daerah.
Menanggapi berbagai hal tersebut, Wamensos Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden yang menyasar anak-anak dari keluarga miskin pada desil 1 dan desil 2.
Berita Terkait
-
Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang
-
Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya
-
Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali