- Kuasa hukum Jokowi menolak saran Jusuf Kalla untuk kembali menunjukkan ijazah asli demi meredam polemik publik.
- Ijazah asli telah diperlihatkan di Polda Metro Jaya tahun lalu, namun langkah tersebut tidak menghentikan narasi negatif.
- Pihak Jokowi mendorong persoalan keaslian ijazah diselesaikan melalui jalur pengadilan guna memperoleh kepastian hukum yang bersifat mengikat.
Suara.com - Kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi, Rivai Kusumanegara, secara tegas menolak usulan agar kliennya kembali menunjukkan ijazah asli ke hadapan publik.
Ia menilai, langkah memamerkan dokumen di ruang terbuka terbukti tidak efektif mengakhiri polemik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Pernyataan ini merupakan respons langsung terhadap saran Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang meminta Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya sebagai cara tercepat meredam keraguan publik.
Menurut Rivai, pembuktian keabsahan dokumen tersebut sebenarnya sudah pernah dilakukan di depan penyidik Polda Mtero Jaya dan para terlapor dalam kasus ini, namun narasi negatif tetap saja berkembang.
“Ijazah asli sudah ditunjukkan akhir tahun lalu di Polda Metro Jaya, namun tidak menghentikan polemik,” ungkap Rivai kepada Suara.com, Minggu (12/4/2026).
Rivai berpendapat bahwa debat di ruang publik kini tidak lagi memiliki nilai solutif. Ia mendorong agar persoalan ini dibawa ke ranah pengadilan guna mendapatkan ketetapan hukum yang final dan mengikat bagi semua pihak.
“Sehingga satu-satunya jalan adalah membawanya ke persidangan agar terdapat kepastian hukum soal keaslian ijazah Pak Jokowi,” tegasnya.
Saling lempar opini ini berawal dari langkah hukum Jusuf Kalla yang melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri pada 8 April 2026 lalu. JK merasa difitnah terkait isu pendanaan sebesar Rp5 miliar dalam pusaran polemik ijazah ini.
Meski menempuh jalur hukum untuk memulihkan nama baiknya sendiri, JK menyarankan agar Jokowi menempuh cara sederhana guna menyudahi kegaduhan nasional tersebut.
Baca Juga: Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
“Tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya kan yang asli. Saya yakin itu saja,” ujar JK usai melaporkan Rismon di Bareskrim Polri.
JK juga membantah keras tuduhan bahwa dirinya bermain di balik layar dalam isu ijazah tersebut.
“Saya tidak mempunyai sifat itu, mengkritik orang dari belakang. Kalau saya tidak suka saya katakan tidak suka, atau tidak benar. Masa saya bayar orang, nggak lah,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!
-
KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!
-
Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran
-
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
-
Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?