Suara.com - Amerika Serikat telah memblokade Selat Hormuz awal pekan ini (13/4/2026) untuk memperlemah dominasi Iran di daerah perairan tersebut.
Namun langkah ini dibarengi dengan situasi yang membuat Negeri Paman SAM diprediksi makin keteteran.
Militer Amerika Serikat disebut telah menghabiskan seluruh persediaan Rudal Serang Presisi atau Precision Strike Missiles (PrSM) yang belum teruji pada awal serangannya terhadap Iran bulan lalu.
Rudal balistik jarak pendek hingga menengah yang dikembangkan oleh Lockheed Martin direncanakan untuk menggantikan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat atau Army Tactical Missile System (ATACMS) yang sudah tua.
Senjata baru ini baru menyelesaikan fase prototipe tahun lalu, dan akhirnya digunakan tanpa siklus pengujian penuh, menurut laporan RT.com.
Laporan media menunjukkan bahwa rudal baru tersebut terlibat dalam setidaknya satu insiden yang menimbulkan banyak korban jiwa selama serangan terhadap Iran, menewaskan sekitar 21 orang di sebuah sekolah dan aula olahraga di kota Lamerd, Iran selatan.
Angkatan Darat AS telah Menghabiskan Seluruh Persediaan Rudal
Seorang pejabat di Fort Sill, Jimmy Arter mengungkapkan sebuah unit Angkatan Darat AS yang dilengkapi dengan rudal baru tersebut telah menghabiskan seluruh persediaannya di awal konflik.
Pejabat tersebut menyampaikan pernyataan itu pada Simposium Fires, yang sedang berlangsung di Oklahoma Fires Innovation Science and Technology Accelerator (FISTA).
Baca Juga: Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
“Kami telah menghabiskan seluruh persediaan PrSM kami saat awal perang, dan kami sudah menerima lebih banyak lagi,” kata Arter, seperti dikutip oleh Aviation Week.
Serangan terhadap Iran telah membuktikan kemampuan rudal baru tersebut dan pengujian lebih lanjut terhadap PrSM tidak diperlukan, klaim Arter.
Seorang juru bicara Angkatan Darat AS kemudian mengatakan bahwa sejumlah senjata PrSM masih berada dalam inventaris militer, seperti yang dicatat oleh Aviation Week.
Pentagon telah memesan 130 unit sebelum tahun fiskal 2024 dan 250 unit lagi pada tahun 2025, namun masih belum jelas berapa banyak amunisi yang telah dikirimkan.
Rudal PrSM kemungkinan digunakan dalam serangan Lamerd pada 28 Februari, demikian laporan New York Times, mengutip bukti visual yang diperiksa oleh para ahli senjata.
NYT mengatakan bahwa, karena rudal itu baru, sulit untuk menilai apakah serangan itu "disengaja" atau berasal dari cacat desain amunisi yang belum diuji atau intelijen yang salah.
Berita Terkait
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah