- Ribuan lebah menyerbu kota Netivot, Israel Selatan, pada Rabu (15/4), sehingga memicu kepanikan warga di berbagai lokasi umum.
- Pemerintah kota mengimbau warga menjauhi kawanan lebah tersebut agar petugas profesional dapat menangani proses evakuasi dengan aman.
- Ahli menjelaskan fenomena tersebut merupakan siklus alami perpindahan koloni lebah untuk mencari lokasi sarang baru saat musim semi.
Suara.com - Kepanikan melanda warga di kota Netivot, Israel Selatan, Rabu (15/4) waktu setempat. Warga kota tersebut panik dan kocar-kacir bukan karena serangan rudal Iran ataupun Hizbullah.
Menurut laporan Channel 14, warga di kota Netivot, panik dan ketakutan setelah ribuan lebah tiba-tiba memenuhi kawasan tersebut, dari lingkungan tempat tinggal hingga pusat perbelanjaan.
Pemerintah kota segera mengeluarkan imbauan agar masyarakat menjauhi lokasi dan tidak mencoba mendekati kawanan lebah.
“Warga diminta menghindari area hingga petugas profesional tiba untuk menangani situasi,” demikian pernyataan otoritas setempat.
Tak hanya di pusat perbelanjaan, laporan juga menyebutkan kemunculan kawanan lebah di balkon rumah warga di berbagai titik kota.
Fenomena ini memicu kekhawatiran, meski para ahli menyebut kejadian tersebut merupakan bagian dari siklus alami.
Peristiwa ini dikenal sebagai proses swarming atau perpindahan koloni, yang umumnya terjadi pada musim semi.
Dalam fase ini, ratu lebah meninggalkan sarang lama bersama ribuan lebah untuk mencari tempat baru membangun koloni.
Selama proses pencarian, kawanan lebah kerap berhenti sementara di lokasi acak seperti dinding bangunan, pohon, bahkan kendaraan.
Baca Juga: Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
Lebah akan berkumpul melindungi ratu, sementara sebagian lainnya mencari lokasi yang cocok untuk sarang permanen.
Meski terlihat menakutkan, kawanan lebah dalam kondisi ini biasanya tidak agresif.
Para lebah ini tidak memiliki sarang, madu, atau larva yang harus dilindungi, sehingga fokus utama hanya menjaga ratu dan beristirahat.
Namun, warga di kota Netivot tetap diimbau oleh pemerintah lokal untuk tidak bertindak sendiri, terutama dengan menyemprot air atau pestisida.
Dalam ajaran agama Islam Lebah merupakan salah satu ciptaan yang Allah istimewakan.
Begitu istimewanya serangga ini hingga lebah tak hanya diabadikan dalam Al Quran namun juga menjadi nama surah, tepatnya di surah An Nahl.
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.’ Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu),"
"Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS An Nahl: 68-69)
Berita Terkait
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono