-
Jutaan lebah menyerbu kota Netivot di Israel sehingga warga harus mengunci diri di rumah.
-
Otoritas setempat melarang penduduk mendekati kerumunan lebah yang menempel di kendaraan dan balkon.
-
Fenomena migrasi lebah ini dipicu oleh cuaca hangat dan proses pencarian sarang koloni baru.
Suara.com - Fenomena alam yang mengejutkan terjadi di kota Netivot ketika koloni lebah dalam jumlah masif menduduki area perkotaan.
Pusat komersial di wilayah selatan Israel ini seketika lumpuh akibat pergerakan serangga yang sangat padat tersebut.
Dikutip dari GBNews, pemerintah setempat segera mengeluarkan instruksi darurat agar seluruh penduduk tidak meninggalkan rumah untuk sementara waktu demi keamanan.
Kepadatan serangga yang memenuhi ruang publik ini menciptakan situasi mencekam bagi warga yang sedang beraktivitas di luar.
Serbuan ini dianggap sebagai salah satu gangguan alam paling signifikan yang pernah melanda kawasan pemukiman padat penduduk.
Penyebaran koloni lebah ini tidak lagi terbatas pada pusat perbelanjaan tetapi sudah merambah ke wilayah pemukiman.
Masyarakat yang tinggal di apartemen melaporkan adanya kumpulan serangga yang hinggap secara berkelompok di balkon mereka.
Otoritas kota mengeluarkan peringatan keras agar warga memastikan pintu dan jendela rumah mereka tertutup rapat setiap saat.
Area komersial yang biasanya ramai kini berubah menjadi zona terlarang yang dipenuhi dengungan jutaan serangga bersayap tersebut.
Pemerintah kota Netivot terus berupaya melakukan mitigasi meskipun penyebab pasti konsentrasi massa lebah ini belum teridentifikasi.
Rekaman Visual Teror di Tengah Kota
Berbagai video amatir yang beredar menunjukkan betapa pekatnya kumpulan lebah yang terbang menutupi pandangan di jalanan utama.
Rekaman yang diambil dari balik jendela gedung menunjukkan suasana mencekam di mana serangga mendominasi seluruh infrastruktur kota.
Penduduk diperingatkan dengan sangat tegas untuk tidak mencoba mendekati atau mengganggu koloni lebah tersebut dalam kondisi apa pun.
Banyak kendaraan yang terparkir di tempat terbuka tertutup sepenuhnya oleh ribuan lebah yang memilih untuk hinggap di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!
-
Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang