News / Nasional
Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB
Para aktivis dari sejumlah organisasi, Mahasiswa dan masyarakat sipil saat mengikuti Aksi Kamisan ke-886 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/11/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Aksi Kamisan ke-904 di depan Istana Merdeka Jakarta mendesak penyelesaian pelanggaran HAM berat yang selama ini masih terbengkalai.
  • Para peserta menyoroti keterlibatan militer dalam ruang sipil yang dianggap mengancam prinsip demokrasi serta berisiko meningkatkan pelanggaran HAM.
  • Massa menuntut Jaksa Agung segera membentuk tim penyidik ad hoc guna mengakhiri impunitas dan menegakkan keadilan hukum nasional.

Pemerintah menghentikan upaya penyelesaian non-yudisial kasus pelanggaran berat HAM karena berisiko melanggengkan impunitas dan mengabaikan hak korban atas kebenaran, keadilan, dan pemulihan;

Penyelidikan pro-justitia Komnas HAM atas dugaan pelanggaran berat HAM, termasuk pembunuhan pembela HAM Munir Said Thalib, harus berjalan independen dan bebas dari intervensi. (Dinda Pramesti K)

Load More