- Irvian Bobby Mahendro bersaksi di Pengadilan Tipikor bahwa Immanuel Ebenezer meminta motor Ducati senilai Rp600 juta pada awal 2025.
- Motor Ducati Scrambler tersebut dibeli Bobby di Jakarta Selatan dan dikirim ke kediaman Noel di Depok pada Januari 2025.
- Jaksa mendakwa Noel menerima gratifikasi senilai Rp3,3 miliar serta satu unit motor hasil pemerasan sertifikasi K3 di Kemnaker.
Suara.com - Mantan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Irvian Bobby Mahendro mengungkapkan cerita ketika mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel meminta motor Ducati.
Hal itu dia sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker yang menjerat Noel sebagai terdakwa.
"Saudara sebelum dipindahkan itu, ada nggak permintaan yang dilakukan oleh terdakwa Immanuel ini kepada Saudara, minta satu unit motor Ducati?" kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
“Ada,” sahut Bobby.
Dia mengungkapkan bahwa Noel meminta satu unit motor Ducati pada Desember 2024. Hal itu bermula saat Noel bertanya kepada Bobby apakah suka bermain motor.
"Pada saat itu yang bersangkutan menanyakan ke saya, 'Dek, kamu main motor ya?' bilang gitu. Kemudian saya bilang, 'Iya, Bang', 'Motor apa?' 'Motor Ducati, Bang', 'Kira-kira motor Ducati yang cocok untuk saya apa ya?'," tutur Bobby.
"Mungkin Ducati Scrambler cocok buat Abang," sambung dia.
Noel saat itu belum mengetahui bentuk dari motor yang ia sebutkan, sehingga ia menunjukkan foto di handphone-nya hasil dari browsing.
"Kemudian yang bersangkutan menyampaikan, 'Boleh juga itu. Boleh juga tuh', bilang gitu," ucap Bobby menirukan pernyataan Noel saat itu.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Noel Sebut Bobby Mahendro Sultan Kemnaker, Ternyata Gara-gara 'Leboy'
Bobby mengaku kaget mendengar ucapan Noel karena saat itu dia tidak mengira bahwa Noel akan meminta motor gede (moge) kepadanya.
Noel kemudian sempat menanyakan ke Bobby soal kelanjutan pembelian moge asal Italia tersebut.
"'Gimana kamu, motor gimana?" gitu. 'Siap, Bang', saya bilang, 'Siap Bang, segera, dalam proses,' saya bilang begitu," kata Bobby.
Menurut Bobby, pembelian motor yang diminta Noel terjadi sekitar Januari atau Februari 2025. Bobby melakukan transaksi di dealar Ducati yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Kemudian, motor tersebut dikirim ke rumah Noel yang berada di Depok pada dua hari setelah pembelian.
"Di harga berapa Saudara beli motor itu?," tanya Jaksa lagi.
Berita Terkait
-
Terungkap! Alasan Noel Sebut Bobby Mahendro Sultan Kemnaker, Ternyata Gara-gara 'Leboy'
-
PVN 2026 Libatkan Puluhan Ribu Peserta, Fokus Tingkatkan Keterampilan dan Serapan Tenaga Kerja
-
Tak Dikabulkan PN Tipikor Jakarta, Irvian Bobby Sultan Kemnaker Batal Jadi Saksi Mahkota Sidang Noel
-
Noel Sebut Irvian Bobby Tak Layak Jadi Saksi Mahkota: Perannya Paling Berat, Harus Dihukum Mati!
-
Bela Paus Leo XIV, Menlu Prancis Anggap Pernyataan Donald Trump Tidak Bisa Diterima
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan