News / Nasional
Senin, 20 April 2026 | 20:54 WIB
Lokasi kebakaran di Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu, Jakarta, Senin (20/4/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Baca 10 detik
  • Gedung D Kemendagri di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran pada Senin, 20 April 2026, pukul 13.30 WIB.
  • Para pegawai dievakuasi melalui tangga darurat di tengah kepanikan akibat kepulan asap tebal dan kobaran api di gedung.
  • Sebanyak 19 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah kerusakan meluas ke area kantor lainnya.

Suara.com - Insiden kebakaran melanda kompleks perkantoran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (20/4/2026) siang.

Api dilaporkan muncul dari Gedung D yang menjadi kantor bagi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa serta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Peristiwa ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan pegawai yang sedang menjalankan aktivitas kedinasan di dalam gedung tersebut.

Salah satu aparatur sipil negara (ASN), Agus, menceritakan pengalamannya menyelamatkan diri dari kebakaran Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Saat api mulai berkobar, situasi di dalam gedung dilaporkan sangat mencekam dengan kepulan asap tebal yang merambat cepat ke berbagai ruangan.

"Saya langsung turun lewat pintu darurat selamatkan diri," kata Agus kepada wartawan di lokasi kebakaran Kemendagri, sebagaimana dilansir Antara.

Agus menceritakan dirinya pada saat itu berada di lantai tiga Gedung D yang sedang melaksanakan rapat bersama puluhan ASN lainnya. Agenda rapat yang semula berjalan tenang seketika berubah menjadi situasi darurat ketika tanda-tanda kebakaran mulai terdeteksi oleh para peserta rapat.

Kebakaran mulai disadari sekira pukul 13.30 WIB saat asap tiba-tiba muncul dari salah satu ruangan di lantai gedung.

Kehadiran asap yang pekat tersebut menjadi sinyal bagi seluruh penghuni lantai tiga untuk segera menghentikan aktivitas dan mencari jalan keluar tercepat.

Baca Juga: Gedung Bina Pemdes di Pasar Minggu Terbakar, Kemendagri Pastikan Dokumen Strategis Aman!

Ia pun langsung menyelamatkan diri dengan membawa barang pribadi, termasuk laptop. Langkah ini diambil secara spontan di tengah kepanikan yang mulai menjalar ke seluruh area perkantoran.

Agus turun melalui tangga darurat hingga menimbulkan kepanikan di kalangan pegawai yang sedang bekerja. Tangga darurat yang seharusnya menjadi jalur evakuasi utama justru menjadi tantangan berat bagi para ASN.

Namun, akses tangga darurat sudah dipenuhi asap dan api di bagian bawah gedung, sehingga sebagian orang terpaksa mencari jalur keluar alternatif, termasuk melalui selasar dan jendela. Kondisi ini memaksa para pegawai untuk mengambil keputusan cepat demi keselamatan nyawa mereka.

“Saat turun, api sudah ada di bawah. Kami langsung terobos karena tidak ada jalan lain,” kata dia.

Keberanian para ASN untuk menerobos titik api di jalur evakuasi menjadi satu-satunya pilihan agar tidak terjebak di dalam gedung yang terus dipenuhi asap beracun.

Beberapa pegawai dilaporkan mengalami sesak napas akibat menghirup asap, namun mayoritas berhasil mencapai titik aman di luar gedung.

Load More