- Gedung D Direktorat Jenderal Bina Pemdes Kemendagri di Jakarta Selatan mengalami kebakaran pada Senin, 20 April 2026.
- Seluruh dokumen strategis negara dinyatakan aman karena tersimpan di Gedung B yang tidak terdampak kebakaran tersebut.
- Kebakaran hanya merusak sebagian ruang kerja dan arsip administratif, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan intensif.
Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan seluruh dokumen penting yang bersifat strategis dalam kondisi aman pasca-insiden kebakaran yang melanda Gedung D di kompleks Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026).
Kepastian itu disampaikan Sekretaris Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Murton.
Ia menegaskan, pusat data dan dokumen vital kementerian tidak tersimpan di gedung yang terbakar tersebut. Selain itu, operasional kementerian menurutnya juga tidak akan terganggu secara signifikan.
"Tidak ada dokumen yang strategis yang terkena. Karena dokumen strategis kita ada di gedung B," ujar Murtono saat ditemui di lokasi kebakaran, Senin (20/4/2026).
Meski demikian, Murtono mengakui adanya sejumlah dokumen administratif dan arsip kerja yang ikut terdampak jago merah.
Mengingat lokasi yang terbakar merupakan ruang kerja, tumpukan kertas laporan rutin tidak dapat dihindarkan dari kerusakan.
"Kalau dokumen, arsip-arsip dokumen ya, mungkin karena ini ruang kerja yang terbakar jadi arsip dokumen," katanya.
Api Melahap Sebagian Ruangan
Kebakaran di Gedung D, yang merupakan salah satu dari lima gedung utama di kompleks tersebut, dilaporkan tidak melalap seluruh struktur bangunan.
Baca Juga: KTP Hilang Bakal Kena Denda? Kemendagri Usul Aturan Baru, 'Sentil' Warga yang Tak Tanggung Jawab
Murtono menjelaskan bahwa kobaran api hanya menyasar titik-titik tertentu di setiap lantai.
“Gedung D ini terdiri dari empat lantai. Kebakaran tidak terjadi di seluruh lantai, hanya sebagian ruangan di lantai 1 hingga lantai 4,” ungkap Murtono.
Hingga kekinian, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan intensif. Pihak Kemendagri menyerahkan sepenuhnya proses identifikasi titik awal api kepada tim ahli dari pemadam kebakaran.
Operasi pemadaman sendiri melibatkan kekuatan penuh dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan.
Sebanyak 75 personel dan tujuh unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi setelah laporan masuk pada pukul 13.38 WIB. Petugas mulai berjibaku memadamkan api pada pukul 13.47 WIB dengan fokus utama di lantai dua, yang diduga menjadi lokasi awal api berkobar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!
-
Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100