- Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur akan menggelar unjuk rasa di Samarinda pada 21 April 2026 menuntut audit anggaran pemerintah.
- Massa memprotes penggunaan anggaran daerah senilai Rp33,5 miliar untuk pengadaan kendaraan dan renovasi rumah dinas Gubernur Rudy Masud.
- Demonstran menuntut penghentian praktik KKN serta mendesak DPRD Kaltim menjaga independensi pengawasan di tengah hubungan kekeluargaan eksekutif-legislatif.
Suara.com - Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur melayangkan tiga tuntutan utama dalam aksi unjuk rasa besar-besaran yang rencananya akan digelar di Kota Samarinda, pada Selasa (21/4/2026) hari ini.
Massa menggugat kebijakan Gubernur Kaltim Rudy Masud yang dinilai melakukan pemborosan anggaran untuk pengadaan kendaraan dinas senilai Rp8,5 miliar hingga renovasi rumah dinas sebesar Rp25 miliar.
Aliansi yang terdiri dari 56 organisasi masyarakat ini menilai kebijakan tersebut sangat melukai hati publik dan tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat.
"Tuntutan pertama adalah audit kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kaltim. Aliansi ingin kebijakan pengadaan kontroversial era Rudy Masud diperiksa dan dievaluasi secara menyeluruh," tulis pernyataan resmi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim.
Selain menuntut audit total terhadap anggaran sebesar Rp33,5 miliar tersebut, massa juga mendesak penghentian total segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan Pemprov Kaltim.
Poin tuntutan ketiga yang menjadi sorotan tajam adalah desakan agar DPRD Kaltim menjaga independensi pengawasan mereka.
Publik Kaltim menyuarakan kekhawatiran akan terjadinya penyalahgunaan wewenang akibat hubungan darah antara eksekutif dan legislatif. Diketahui, Ketua DPRD Kaltim saat ini, Hasanuddin Masud, merupakan kakak kandung dari Gubernur Rudy Masud.
Aksi yang dipusatkan di Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim ini mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengonfirmasi pihaknya mengerahkan 1.700 personel guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan kondusif.
Baca Juga: Politikus PSI Sebut Gubernur DKI Lembek, Tawuran Tak Kunjung Tuntas
“Rencananya pukul 10.00 Wita dimulai di DPRD, kemudian dilanjutkan ke kantor gubernur,” ujar Endar di Polresta Samarinda, Jumat (17/4/2026).
Endar juga mengimbau agar ribuan massa aksi tetap mengedepankan ketertiban dan menghormati hak masyarakat lainnya di jalanan.
Sejak kemarin, barikade kawat berduri telah terpasang di sekitar Kantor Gubernur Kaltim untuk mengantisipasi masuknya massa ke area vital tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan
-
Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
-
DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun
-
Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?
-
5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
-
Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!