- Polda Kalimantan Timur mengerahkan 1.700 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Samarinda pada Selasa, 21 April 2026.
- Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim menuntut evaluasi kebijakan anggaran Gubernur Rudy Mas'ud terkait pengadaan kendaraan dan renovasi rumah dinas.
- Pengamanan ketat difokuskan di Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim guna mengantisipasi unjuk rasa dari 56 organisasi masyarakat.
Suara.com - Polda Kalimantan Timur mengerahkan 1.700 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan aksi unjuk rasa besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung di Kota Samarinda, pada Selasa (21/4/2026) hari ini.
Pengamanan akan difokuskan secara ketat di dua titik vital, yakni Kantor DPRD dan Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.
Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut akan mulai berjaga sejak pagi hari untuk mengawal jalannya aksi yang dimotori oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim.
“Rencananya pukul 10.00 Wita dimulai di DPRD, kemudian dilanjutkan ke kantor gubernur,” ujar Endar kepada wartawan di Polresta Samarinda, Jumat (17/4/2026).
Endar merinci, personel pengamanan tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga petugas kesehatan. Ia mengimbau agar massa yang diperkirakan berjumlah 2.000 orang tersebut tetap menjaga ketertiban umum selama menyampaikan aspirasi.
Aksi unjuk rasa yng rencananya diikuti 56 organisasi masyarakat ini merupakan respons atas sejumlah kebijakan anggaran Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, yang dinilai kontroversial dan tidak efisien.
Aliansi menyoroti pengadaan kendaraan dinas senilai Rp8,5 miliar serta renovasi rumah dinas yang menelan dana hingga Rp25 miliar.
Terdapat tiga tuntutan utama yang akan dibawa massa aksi:
- Melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kaltim di era Rudy Mas'ud
- Mendesak penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan Pemprov Kaltim
- Mendesak DPRD Kaltim untuk menjalankan fungsi pengawasan secara independen dan maksimal.
Tuntutan poin ketiga muncul akibat kekhawatiran publik atas potensi penyalahgunaan wewenang terkait hubungan kekerabatan antara eksekutif dan legislatif.
Baca Juga: Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
Saat ini, posisi Ketua DPRD Kaltim dijabat oleh Hasanuddin Masud, yang merupakan kakak kandung dari Gubernur Rudy Masud.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan pendekatan persuasif kepada korlap aksi guna memastikan unjuk rasa berjalan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di pusat kota Samarinda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan