- KPK menanggapi isu mobil dinas Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud senilai Rp8,5 miliar yang menjadi perbincangan publik.
- KPK mengingatkan Gubernur untuk memastikan belanja daerah berdasarkan perencanaan matang sesuai kebutuhan riil.
- Pengadaan barang dan jasa perlu diawasi ketat karena rentan terjadi tindak pidana korupsi oleh oknum.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi isu soal mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar yang ramai di tengah masyarakat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengaku pihaknya mengikuti isu yang saat ini ramai di media sosial itu.
Untuk itu, Budi mengingatkan Rudy Mas’ud agar menggunakan uang untuk belanja daerah dengan berdasarkan perencanaan yang matang dan sesuai dengan kebutuhan.
Peringatan ini disampaikan kepada Rudy Mas’ud karena sektor pengadaan barang dan jasa sering kali menjadi salah satu area yang berpotensi terjadinya tidak pidana korupsi.
“Pengadaan barang dan jasa ini juga sering kali menjadi salah satu area yang punya ruang untuk terjadinya tindak pidana korupsi. Pengondisian, penyimpangan, mark-up harga, downgrade specs, itu semuanya harus secara betul-betul kita lihat semua mekanismenya, apakah sudah dijalankan sebagaimana mestinya?” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).
Selain itu, dia juga mengingatkan agar jangan sampai kebutuhan riil adalah untuk sesuatu, namun Pemerintah Provinsi Kaltim kemudian membelanjakan anggaran untuk hal yang lain.
“Jangan sampai butuhnya A, belanjanya B,” tandas Budi.
Sebelumnya, Rudy Mas'ud menyampaikan pernyataan bahwa pengadaan mobil dinas seharga Rp8,5 miliar itu dilakukan demi menjaga muruah Kalimantan Timur.
Dia juga mengatakan bahwa pembelian mobil dengan spesifikasi itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).
Baca Juga: Gen Halilintar Kalah, Gubernur Kaltim dan Istri 'Noni Belanda' Punya 13 Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target