- Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Hambalang pada 24 April 2026 guna membahas stabilitas keamanan nasional.
- Kapolri memaparkan laporan program strategis Polri, termasuk penguatan transformasi digital, profesionalisme personel, serta sinergi dalam mendukung berbagai program nasional pemerintah.
- Presiden Prabowo juga menerima Menteri Investasi Rosan Roeslani untuk membahas perluasan program hilirisasi ke sektor pertanian dan perikanan nasional.
Program-program tersebut mencakup sektor pertanian, ketahanan pangan, penyediaan makanan bergizi, hingga gerak cepat penanganan bencana alam serta peningkatan kualitas layanan langsung untuk masyarakat.
Dokumentasi dan Suasana Pertemuan di Hambalang
Berdasarkan foto-foto yang diunggah oleh Sekretariat Kabinet di Jakarta, suasana pertemuan di Hambalang terlihat sangat formal namun produktif.
Presiden Prabowo tampak serius membaca dokumen laporan yang diserahkan langsung oleh Kapolri.
Dalam dokumentasi tersebut, Kapolri yang duduk tepat di seberang Presiden memberikan paparan dan penjelasan langsung atas laporannya itu kepada Presiden.
Interaksi langsung ini menunjukkan pola komunikasi kepemimpinan Presiden Prabowo yang ingin memahami secara mendetail setiap progres dari kementerian dan lembaga di bawah koordinasinya.
Hambalang, yang sering menjadi lokasi diskusi strategis, kembali menjadi saksi pengambilan kebijakan-kebijakan penting bagi arah bangsa ke depan.
Agenda Lain: Pertemuan dengan Menteri Investasi Rosan Roeslani
Selain menerima Kapolri, di hari yang sama Presiden Prabowo juga mengagendakan pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani.
Baca Juga: Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
Sama halnya dengan pertemuan sebelumnya, diskusi antara Presiden dengan Rosan juga berlangsung secara empat mata di kediaman Hambalang.
Dalam pertemuannya dengan Presiden, Rosan melaporkan perkembangan signifikan mengenai program-program hilirisasi yang akan dibangun di 13 lokasi di seluruh wilayah Indonesia.
Hilirisasi menjadi pilar utama strategi ekonomi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Merespons laporan tersebut, Presiden memberikan arahan tegas agar cakupan hilirisasi terus diperluas. Presiden menekankan bahwa hilirisasi tidak boleh hanya terbatas pada sektor energi dan mineral saja.
Menurut arahan Presiden, sektor pertanian dan perikanan juga harus segera menyentuh tahap hilirisasi agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi petani dan nelayan di berbagai daerah.
Berita Terkait
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
-
Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil
-
Resmi! Seskab Teddy Emban Tugas Baru Sebagai Duta Sekolah Rakyat
-
Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo
-
Presiden Prabowo Ingin Perbanyak Jumlah Konser K-Pop di Indonesia
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Muncul Isu Aksi Massa Black September, Analis Yakin Polri Mampu Tangani
-
Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting
-
Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi
-
6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori
-
AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital
-
IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya
-
Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak
-
Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?
-
Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos
-
Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana