- Menteri Sosial Gus Ipul resmi menunjuk Seskab Teddy Indra Wijaya sebagai Duta Sekolah Rakyat di Jakarta pada April 2026.
- Penunjukan Teddy didasarkan pada permintaan guru serta siswa guna memperluas pemahaman publik terhadap program pendidikan Sekolah Rakyat.
- Teddy berperan sebagai ikon komunikasi publik untuk meningkatkan koordinasi efektif dan pengembangan program di berbagai wilayah Indonesia.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan bahwa Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, telah resmi dianggap sebagai Duta Sekolah Rakyat.
Penunjukan ini disebut sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman publik terhadap program pendidikan tersebut.
Penunjukan Seskab Teddy, kata Gus Ipul, bukan keputusan sepihak pemerintah, melainkan hasil permintaan dari guru juga para siswa Sekolah Rakyat sendiri.
"Resmi, memang kita minta ya, tidak hanya saya tapi juga para guru di sekolah. Memang kita minta dia menjadi Duta Sekolah Rakyat. Jadi sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Lebih lanjut, Gus Ipul memaparkan tugas utama Teddy sebagai Duta Sekolah Rakyat. Peran tersebut tidak bersifat administratif, melainkan lebih pada fungsi komunikasi publik.
“Memperkenalkan, menjelaskan dan juga menjadi semacam ikon dari Sekolah Rakyat,” katanya.
Menurut dia, kehadiran figur publik seperti Teddy diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap program tersebut, terutama pada masa awal pengembangan.
“Supaya orang makin tahu dan juga memahami dengan baik apa itu Sekolah Rakyat. Sekarang Alhamdulillah sudah relatif banyak yang tahu tentang Sekolah Rakyat. Tapi awal-awal dulu masih sedikit yang tahu,” jelas Gus Ipul.
Ia menambahkan, upaya sosialisasi menjadi penting agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama, sehingga koordinasi di lapangan bisa berjalan lebih optimal.
Baca Juga: Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
“Kita perlu semacam langkah-langkah yang nyata untuk memperkenalkan Sekolah Rakyat, beri pemahaman Sekolah Rakyat kepada pemangku kepentingan. Baik itu orang tua, kemudian pemerintah daerah dan banyak lagi yang lain yang membuat koordinasi di tingkat lapangan makin baik,” katanya.
Selain berperan sebagai duta, Teddy juga disebut aktif memberikan masukan terhadap pengembangan program Sekolah Rakyat.
Dengan peran tersebut, pemerintah berharap program Sekolah Rakyat dapat semakin dikenal luas dan diimplementasikan secara lebih efektif di berbagai daerah.
Berita Terkait
-
Seskab Teddy: Sekolah Rakyat Bentuk Keprihatinan Prabowo
-
Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
-
Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah
-
Video Lawas Seskab Teddy Viral di Sosmed, Gaya Larinya saat di Kopassus Jadi Sorotan: Slay Banget
-
Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat
-
Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji
-
Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
-
Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK: Kami Tidak Tahu Itu Uang Apa
-
Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel
-
PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?
-
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
-
Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton
-
Soroti Doxing dan Persekusi, Prof Ani: Rakyat Belum Bebas dari Rasa Takut
-
Menkeu Mau Pajaki Kapal Selat Malaka, TB Hasanuddin: Bisa Picu Konflik dan Boikot Internasional