- KAI memastikan jalur saat ini masih ditutup sementara hingga proses sterilisasi rel selesai dilakukan oleh tim teknis.
- Ada 7 perjalanan kereta yang dibatalkan.
- 5 orang meninggal dunia akibat benturan keras antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di area Stasiun Bekasi Timur.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan rasa prihatin dan permohonan maaf atas gangguan layanan ini.
"Fokus utama kami adalah penanganan terbaik bagi para korban. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar seluruh proses di lapangan berjalan maksimal," tegas Anne dalam keterangan resminya.
Update Korban: 5 Meninggal Dunia dan Puluhan Luka-Luka
Informasi terbaru hingga Selasa pagi mengonfirmasi bahwa tragedi ini memakan korban jiwa. Tercatat sebanyak 5 orang meninggal dunia akibat benturan keras antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di area Stasiun Bekasi Timur.
Selain itu, 79 orang penumpang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan perawatan intensif.
Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa pemerintah memantau langsung percepatan penanganan di lokasi. "Evakuasi dilakukan secara maksimal dengan prioritas utama keselamatan korban serta pemulihan jalur agar mobilitas masyarakat kembali normal," ujarnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI menyediakan armada bus bagi penumpang KA 4 Argo Bromo Anggrek yang perjalanannya terhenti, guna melanjutkan mobilisasi menuju Stasiun Gambir.
Bagi masyarakat yang tiketnya terdampak pembatalan, KAI mengimbau untuk memantau informasi lebih lanjut melalui:
WhatsApp Resmi KAI
Baca Juga: Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Layanan Call Center 121
Insiden yang terjadi pukul 20.55 WIB ini menyisakan kerusakan parah pada dua gerbong belakang KRL (kereta khusus wanita) yang hantam oleh KA Argo Bromo Anggrek.
Investigasi mendalam terkait penyebab sistem persinyalan masih terus berlangsung untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Berita Terkait
-
13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api
-
Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian