- KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur dengan kecepatan tinggi mencapai 110 kilometer per jam.
- Kecelakaan pada Senin (27/4/2026) dipicu gangguan taksi listrik di perlintasan sebidang yang mengakibatkan KRL tertahan di jalur.
- Insiden tabrakan tersebut menyebabkan 15 orang meninggal dunia serta 88 orang mengalami luka-luka di lokasi kejadian.
Suara.com - Korlantas Polri mengungkap KA Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan 110 kilometer per jam saat menabrak KRL yang tertahan di jalur Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) malam.
Fakta baru terkait kecelakaan tersebut terungkap dari hasil penyelidikan awal menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).
Kepala Seksi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe mengatakan laju tinggi kereta menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak tabrakan.
"Kereta api Argo Bromo Anggrek ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam," jelas Sandhi kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
Insiden tersebut bermula dari gangguan di perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang melibatkan taksi listrik Green SM.
Kendaraan tersebut mengalami korsleting dan tertabrak KRL dari arah Cikarang menuju Jakarta sehingga membuat perjalanan KRL lainnya tertahan di Stasiun Bekasi Timur.
Namun, informasi terkait kondisi darurat tersebut diduga tidak tersampaikan secara menyeluruh kepada KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari belakang.
Benturan keras pun tak terhindarkan di area Stasiun Bekasi Timur dan menyebabkan korban jiwa.
Berdasar data terbaru korban meninggal dunia tercatat mencapi 15 oarang, sedangka luka-luka 88 orang.
Baca Juga: AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
Polisi kekinian telah mengamankan sopir taksi listrik Green SM yang diduga menjadi pemicu awal insiden untuk pemeriksaan lebih lanjut di Polres Metro Bekasi Kota.
"Pengemudi sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Kasat Lantas," pungkas Sandhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
Terkini
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
-
Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai
-
Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL
-
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari
-
AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur