- Pelajar berinisial IDS tewas setelah menjadi korban pengeroyokan terencana oleh anggota geng di Bantul pada April 2026.
- Para pelaku yang dipimpin residivis JMA melakukan penganiayaan sadis di berbagai lokasi akibat konflik antargeng yang berkepanjangan.
- Polres Bantul telah menangkap seluruh pelaku yang kini terancam hukuman berat, termasuk potensi hukuman mati bagi aktor utama.
Usai kejadian, lima pelaku melarikan diri ke luar Yogyakarta dan bersembunyi di “safe house” di Cilacap, Jawa Tengah. Meski sempat lolos saat penggerebekan, mereka akhirnya ditangkap di Tangerang Selatan dan Boyolali setelah pelarian lintas provinsi.
6. Aksi Berpindah di Empat Lokasi
Penyidikan mengungkap kekerasan tidak hanya terjadi di satu titik. Polisi menemukan sedikitnya empat lokasi lain, yakni di Manding, Trirenggo, Gepensi, dan Palbapang. Hal ini mengindikasikan adanya rangkaian pengejaran dan penganiayaan yang sistematis.
7. Ancaman Hukuman Mati
Seluruh pelaku dijerat pasal berlapis, termasuk kekerasan bersama yang mengakibatkan kematian dan UU Perlindungan Anak. Khusus JMA, polisi membuka kemungkinan jeratan pasal pembunuhan berencana karena membawa gunting dari rumah. Jika terbukti, ia terancam hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan remaja berbasis geng yang berujung fatal, sekaligus menjadi alarm keras bagi aparat dan masyarakat untuk memutus rantai konflik serupa.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Peneliti Soroti Kebijakan Menhan Soal Militer Asing di Langit RI, Minta DPR Perketat Pengawasan
-
Jelang May Day KSPSI Bocorkan Permenaker Outsourcing, Bakal Lebih Ketat?
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Kemenhan Bahas Akses Langit RI, Connie Bakrie: Harga Diri Bangsa Lebih Mahal dari Bantuan Keamanan
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
-
Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha