-
Tiga WNI ditangkap aparat Makkah akibat terlibat penipuan iklan layanan haji ilegal di medsos.
-
Polisi menyita barang bukti berupa komputer, uang tunai, dan identitas kartu haji palsu.
-
Pemerintah Arab Saudi memperketat sanksi bagi siapa pun yang memfasilitasi jemaah haji tanpa izin.
Suara.com - Praktik culas layanan haji tanpa izin resmi kini menjadi target utama pembersihan aparat keamanan Arab Saudi menjelang puncak ibadah tahun ini.
Tiga orang yang diduga warga negara Indonesia diringkus kepolisian Makkah karena menjalankan skema penipuan serta penggelapan paket haji fiktif.
Aksi mereka terbongkar setelah terpantau aktif memasarkan iklan layanan ibadah yang melanggar aturan melalui berbagai platform media sosial.
"Ketiganya diduga terlibat dalam praktik penipuan dan penggelapan terkait layanan haji ilegal, termasuk melalui penyebaran iklan layanan haji palsu di media sosial," kata Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah.
Para pelaku diketahui sempat beroperasi secara bebas sebelum akhirnya diamankan oleh petugas keamanan setempat pada Selasa (28/4).
Pihak keamanan di Makkah berhasil mengamankan sejumlah perangkat komputer yang digunakan untuk mengoperasikan bisnis ilegal tersebut.
Selain perangkat digital, polisi juga menemukan tumpukan uang tunai dan kartu haji yang terindikasi kuat merupakan dokumen palsu.
Dua dari tiga oknum tersebut bahkan nekat mengenakan seragam petugas haji Indonesia untuk meyakinkan korbannya saat ditangkap.
"Saat ini, KJRI di Jeddah sedang melakukan verifikasi identitas para pelaku, berkoordinasi dengan pemerintah setempat, guna mengawal proses hukum selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku," kata Heni Hamidah.
Baca Juga: 3 Bulan Nganggur, Steven Gerrard Dibidik Klub Championship
Hingga kini, proses identifikasi mendalam terus dilakukan untuk memastikan status kewarganegaraan para terduga pelaku secara resmi.
Kerajaan Arab Saudi saat ini tengah berada dalam posisi sangat ketat untuk menyisir setiap potensi masuknya jemaah tanpa izin.
Pemerintah setempat menegaskan komitmen nol toleransi bagi siapa pun yang mencoba menerobos masuk ke Makkah tanpa dokumen sah.
Heni menegaskan bahwa Arab Saudi saat ini sedang meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk pelanggaran haji ilegal, termasuk memasukkan jamaah tanpa izin resmi ke Kota Makkah.
Langkah ini diambil demi menjaga ketertiban serta keamanan seluruh jemaah yang menjalankan ibadah sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Warga negara Indonesia diingatkan untuk hanya memercayai jalur keberangkatan yang telah diakui oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kejadian ini bermula dari patroli siber dan pengawasan lapangan yang dilakukan aparat keamanan Arab Saudi di kawasan Makkah.
Isu haji tanpa izin atau "haji jalur belakang" memang menjadi tantangan besar setiap tahun karena tingginya antrean keberangkatan resmi.
Pihak KJRI Jeddah pun kembali mengimbau para WNI di Arab Saudi untuk mematuhi secara penuh ketentuan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji, termasuk prinsip "tidak ada haji tanpa izin resmi".
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita