- Arus Bawah Prabowo menanggapi pernyataan Amien Rais terkait hubungan Presiden Prabowo dan Teddy Indra Wijaya di Jakarta.
- ABP menilai narasi Amien Rais sebagai fitnah keji dan serangan personal yang menyesatkan publik tanpa dasar fakta.
- Organisasi tersebut kini menyiapkan langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik untuk menjaga stabilitas kepercayaan pemerintah.
Suara.com - Relawan Presiden Prabowo Subianto yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) bereaksi keras terhadap pernyataan Amien Rais terkait hubungan Presiden Prabowo dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
ABP memastikan tengah menyiapkan langkah hukum karena menilai pernyataan tokoh senior tersebut telah melampaui batas dan menjurus pada fitnah keji.
Ketua DPP Arus Bawah Prabowo (ABP), Supriyanto, menegaskan bahwa narasi yang dibangun Amien Rais merupakan serangan personal yang tidak memiliki pijakan data dan fakta. Ia menilai ucapan tersebut sangat menyesatkan publik.
"Ucapan Amien Rais bentuk serangan personal yang serampangan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya," tegas Supriyanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/5/2026).
"Ini bukan lagi kritik, melainkan tuduhan keji tanpa dasar yang dipaksakan menjadi seolah-olah kebenaran. Pernyataan ini jelas halusinasi dan menyesatkan public," katanya menambahkan.
Menurut ABP, Amien Rais telah menyeret isu moralitas pribadi ke ruang publik tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Supriyanto mengingatkan bahwa dalam iklim demokrasi, ada garis tegas yang membedakan antara kritik konstruktif dengan pembunuhan karakter melalui gosip.
"Kalau kritik disampaikan dengan data dan argumen, itu sehat. Tapi kalau yang disebar adalah asumsi liar, gosip, dan insinuasi keji, itu bukan lagi demokrasi. itu pembunuhan karakter," jelas Supriyanto.
Lebih lanjut, ABP menyayangkan perubahan retorika Amien Rais yang dinilai semakin ekstrem dan kehilangan rasionalitas. Supriyanto menyebut pernyataan tersebut sangat tidak layak keluar dari sosok yang pernah menjadi bagian dari gerakan reformasi.
Baca Juga: Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
"Pernyataan seperti ini lebih mirip opini halu yang dipaksakan menjadi fakta. Sangat disayangkan jika keluar dari seorang tokoh yang dulu dikenal sebagai bagian dari gerakan reformasi," ujarnya.
Langkah hukum yang tengah disiapkan ABP akan menyasar dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran informasi bohong yang berpotensi merusak stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Persoalan ini bermula dari beredarnya video Amien Rais yang melontarkan pernyataan terkait kedekatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya.
Berita Terkait
-
Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat
-
Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy
-
Qodari Sayangkan Amien Rais Jadi Korban Hoaks Terkait Teddy Indra Wijaya
-
Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat
-
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
-
Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku
-
Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi
-
101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana
-
Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta
-
Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
-
Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz
-
Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah
-
Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun