News / Nasional
Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, melakukan kunjungan kerja perdana ke Polda Riau sejak dilantik sebagai menteri. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengunjungi Mapolda Riau untuk meninjau implementasi program inovatif Green Policing di daerah tersebut.
  • Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memaparkan pendekatan penegakan hukum lingkungan yang mengintegrasikan aspek keamanan, ekonomi, dan keadilan sosial masyarakat.
  • Menteri Lingkungan Hidup berkomitmen mengadopsi dan mereplikasi model Green Policing Polda Riau agar dapat diimplementasikan secara nasional di Indonesia.

Ia juga menilai bahwa kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat Riau, sekaligus upaya memperkuat perhatian terhadap isu lingkungan di daerah.

“Dengan menghadirkan Kapolda dan seluruh jajaran di sini, ini bagian dari penghormatan Republik kepada masyarakat Riau. Kita ingin memastikan ada perbaikan yang nyata, termasuk dalam indeks-indeks lingkungan,” katanya.

Sementara itu, terkait isu pertambangan, Jumhur menyoroti pentingnya membedakan antara pelaku di lapangan dengan aktor utama dalam rantai ekonomi ilegal.

“Penambang itu belum tentu jahat, karena banyak dari mereka adalah masyarakat lokal. Yang biasanya jahat itu penampungnya. Karena itu, penting kita dorong izin usaha pertambangan rakyat agar segera keluar, supaya ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat,” jelasnya.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama, serta ramah tamah bersama seluruh tamu undangan.

Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup di Polda Riau menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Load More