- Menteri Sosial Gus Ipul merespons pernyataan Amien Rais terkait kedekatan Presiden Prabowo dengan Teddy Indra Wijaya di Jakarta.
- Gus Ipul menyatakan keraguannya terhadap kredibilitas Amien Rais dengan mengaitkannya pada pengalaman masa lalu bersama Presiden Gus Dur.
- Relawan Arus Bawah Prabowo akan menempuh jalur hukum karena menganggap pernyataan Amien Rais sebagai serangan personal yang tidak berdasar.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, angkat bicara terkait pernyataan Amien Rais yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Amien sebelumnya menyinggung kedekatan khusus antara Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam video yang diunggah pada kanal YouTube pribadinya. Namun kini video tersebut sudah tidak bisa diakses publik.
Menanggapi hal itu, Gus Ipul memberikan respons singkat namun tajam. Ia mengaitkan sikap Amien dengan pengalamannya di masa lalu, khususnya dengan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
“Kalau Pak Amien Rais saya selalu ingat Gus Dur. Jadi memang (Amien Rais) enggak bisa dipercaya,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Persoalan itu bermula dari beredarnya video pernyataan Amien Rais yang menyinggung kedekatan Presiden Prabowo dengan Teddy Indra Wijaya.
Narasi yang disampaikan Amien dinilai sebagian pihak menyentuh ranah personal dan memicu kontroversi luas.
Isu tersebut kemudian menuai reaksi keras dari pemerintah dan relawan pendukung Prabowo.
Relawan yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) telah menyiapkan langkah hukum. Ketua DPP ABP, Supriyanto, menilai pernyataan tersebut sudah melampaui batas kritik dan masuk ranah serangan personal tanpa dasar.
“Ucapan Amien Rais bentuk serangan personal yang serampangan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya,” kata Supriyanto.
Baca Juga: Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI
Menurutnya, pernyataan Amien Rais tidak ada dasar pijakan data dan berpotensi menyesatkan publik.
Berita Terkait
-
Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine
-
Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak