- Polisi menggerebek gudang PT Indobike 26 di Jakarta Selatan dan menyita 1.494 unit motor hasil kejahatan fidusia.
- Direktur berinisial WS ditetapkan sebagai tersangka atas ekspor ilegal 99 ribu motor sejak tahun 2022 silam.
- Tersangka meraup keuntungan Rp26 miliar dengan modus membongkar kendaraan menjadi komponen untuk dikirim ke luar negeri.
Suara.com - Aparat kepolisian berhasil membongkar praktik gelap penyimpanan ribuan kendaraan bermotor yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan fidusia.
Penemuan ini berawal dari penggerebekan sebuah gudang besar milik PT Indobike 26 yang berlokasi di kawasan Kemandoran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Di dalam bangunan tersebut, petugas menemukan pemandangan mencengangkan berupa deretan motor yang memenuhi hampir seluruh sudut ruangan.
Berdasarkan hasil penyitaan, polisi mengamankan sebanyak 1.494 kendaraan yang tersimpan rapi di dalam gudang tersebut.
Ribuan unit kendaraan ini rencananya akan dikirimkan ke pasar internasional melalui jalur ilegal.
Praktik ini melibatkan jaringan yang cukup rapi dengan memanfaatkan celah dalam proses ekspor barang untuk menghindari pengawasan otoritas terkait.
Dalam pengungkapan kasus besar ini, petugas kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka utama.
Sosok tersebut berinisial WS, yang diketahui menjabat sebagai Direktur PT Indobike 26. WS diduga menjadi otak di balik operasional gudang penyimpanan dan distribusi motor-motor hasil kejahatan tersebut ke luar negeri.
Hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka menunjukkan bahwa aktivitas ilegal ini bukanlah pemain baru di dunia gelap otomotif.
Baca Juga: Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
Berdasarkan pengakuan WS, praktik yang dijalankannya sudah berlangsung sejak tahun 2022.
Selama bertahun-tahun, perusahaan tersebut beroperasi di bawah radar penegak hukum sebelum akhirnya terendus oleh Subdit Ranmor Polda Metro Jaya.
Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya, AKBP Noor Marganthara, memberikan penjelasan mendalam mengenai kondisi kendaraan yang ditemukan di lokasi.
Ia menyebutkan bahwa kendaraan-kendaraan yang siap diekspor tersebut bukanlah motor bekas, melainkan motor dalam kondisi gres atau baru.
Hal ini tentu menambah nilai jual kendaraan tersebut saat tiba di negara tujuan. Skala ekonomi dari kejahatan ini tergolong sangat fantastis.
Dari aktivitas ilegal yang telah berjalan selama beberapa tahun tersebut, tersangka berhasil meraup pundi-pundi rupiah dalam jumlah yang sangat besar.
Berita Terkait
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang
-
Gus Lilur Serukan Tritura Nelayan, Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Berantas Penyelundupan BBL
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan
-
Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi
-
Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI
-
Gerebek Gudang Kemandoran! Polisi Sita 1.496 Motor Ilegal Siap Ekspor, Terkuak Modus Pakai KTP Orang
-
Peluncuran Panduan Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus: Momentum Perkuat Reformasi Hukum dan Birokrasi