- Menko Infrastruktur AHY menegur Kepala Balai Besar Sungai Ciliwung karena meninggalkan tempat saat arahan berlangsung.
- AHY meminta pejabat tersebut kembali ke tempat duduk untuk menyimak pemaparan kebijakan penting demi mencapai koordinasi yang utuh.
- Teguran AHY memicu perhatian publik setelah video interaksi tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial resmi.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menjadi sorotan usai menegur plt Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Ahmad Victor Samodra, dalam sebuah agenda resmi.
Teguran itu terjadi ketika AHY sedang menyampaikan arahan di depan peserta acara, namun pejabat yang dimaksud justru terlihat meninggalkan tempat duduknya.
Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah di kanal Youtube Kemenkoinfra dan ramai diperbincangkan publik. Dalam rekaman itu, awalnya AHY sedang berada di podium menyampaikan data-data. Suami Annisa Pohan itu tampak menghentikan sejenak pidatonya untuk memanggil kepala balai yang berjalan menjauh dari lokasi acara.
Dengan nada tegas, AHY langsung meminta pejabat tersebut kembali ke tempat duduk dan mendengarkan arahan yang sedang disampaikan. Ia bahkan sempat melontarkan pertanyaan mengenai alasan kepala balai meninggalkan ruangan saat dirinya masih berbicara di podium.
“Betul pak kepala balai? Eh pak kepala balai,di sini dulu eh mana sih,” kata AHY dalam video yang dikutip dari kanal Youtube Kemenkoinfra, Selasa (12/5/2026).
AHY mengarahkan pandangannya ke sisi ruangan sambil memberi isyarat tangan meminta kepala balai segera kembali dan fokus mengikuti penjelasan yang sedang berlangsung.
"Saya bicara untuk bapak loh. Mau kemana tadi? No no Anda dengarkan saya dulu di sini. Gimana mau mendengarkan arahan kalau bapak nggak ada," kata AHY.
Situasi tersebut membuat suasana acara sempat hening beberapa saat karena perhatian peserta tertuju pada interaksi antara AHY dan pejabat terkait. Namun setelah kepala balai kembali duduk, AHY melanjutkan arahannya dengan penekanan mengenai pentingnya menyimak kebijakan pemerintah secara utuh.
Tidak berhenti di situ, AHY juga mengungkapkan bahwa dirinya telah dua kali memanggil kepala balai tersebut tetapi tidak memperoleh respons. Ia lantas meminta pejabat itu tetap berada di tempat sampai penjelasan selesai disampaikan.
Baca Juga: Indri Wahyuni Juri LCC MPR Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo
“Nggak bisa begitu duduk dulu, duduk yang baik dulu. Duduk pak. Saya dua kali manggil masalahnya kok nggak ada. Nggak usah nanti kita ke sana duduk aja dulu pak silakan,” ujar dia.
Dalam lanjutan penjelasannya, AHY mengatakan dirinya sebenarnya ingin mendukung pemaparan yang sebelumnya telah disampaikan kepala balai. Karena itu, ia meminta agar seluruh pihak tetap fokus pada substansi pembahasan dan tidak terdistraksi hal lain di luar agenda utama.
“Saya ulangi, saya mau refer bapak tadi. Bapak menyampaikan data, saya refer ini. Bapak mendengarkan supaya menjadi utuh. Ini kebijakan penting sekali. Justru saya mendukung bapak agar kita laksanakan dengan baik. Nanti itu bisa belakangan pak, saya juga sudah ngintip tadi. Nggak usah dipusingkan. Saya ingin kita itu fokus pada substansi,” kata AHY.
Video teguran tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menuai beragam respons dari warganet. Sebagian publik menilai sikap AHY mencerminkan ketegasan seorang pimpinan dalam menjaga etika forum resmi, sementara lainnya menyoroti pentingnya komunikasi yang tetap profesional di depan umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan