-
Delapan belas warga Amerika dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius akibat wabah hantavirus mematikan.
-
Virus Andes yang mewabah di kapal tersebut mampu menular antarmanusia dan belum memiliki vaksin.
-
Gubernur New York memperketat pengawasan medis bagi warga yang pulang demi mencegah penyebaran domestik.
Suara.com - Ancaman patogen mematikan kini membayangi warga New York setelah kepulangan belasan penumpang kapal pesiar MV Hondius yang terinfeksi hantavirus. Proses evakuasi medis ini memicu kewaspadaan tinggi mengingat jenis virus Andes yang dibawa mampu menular antarmanusia secara langsung.
Tiga dari 18 warga Amerika yang dievakuasi tercatat memiliki hubungan erat dengan wilayah negara bagian New York. Fakta ini memaksa otoritas kesehatan memperketat pengawasan demi memutus rantai penyebaran virus yang belum memiliki obat tersebut.
Jake Rosmarin, pemuda berusia 29 tahun asal Orange County, kini mengisolasi diri di Unit Karantina Nasional Omaha. Ia menceritakan kepanikannya saat pertama kali menyadari bahwa situasi di atas kapal pesiar jauh lebih berbahaya dari dugaan awal.
"Penerbangan repatriasi berjalan lancar, dan saya sampai dengan selamat di Unit Karantina Nasional di Omaha. Ini adalah beberapa hari yang sangat panjang, namun mudah-mudahan saya bisa segera mulai memberikan pembaruan lagi. Terima kasih khusus juga kepada Pusat Medis Universitas Nebraska dan kota Omaha karena telah menyambut kami dan membantu memastikan kami aman serta dirawat," kata Rosmarin melalui Instagram, dikutip dari ABC7NY.
Rosmarin mengakui dirinya sempat meremehkan keadaan sebelum hasil laboratorium mengonfirmasi keberadaan hantavirus yang memiliki tingkat kematian tinggi.
"Bagi saya, itu hanya terasa seperti kebetulan yang aneh, dan sejujurnya, saya tidak mengira ada yang salah sampai kami mengetahui bahwa itu adalah hantavirus, dan saat itulah saya merasa takut," ujarnya.
"Karena, seperti yang Anda tahu, ketika Anda mendengar tentang virus yang tidak terlalu Anda ketahui, Anda mencarinya di Google, dan saat Anda mencari hantavirus di Google, itu pastinya virus yang menakutkan untuk dilihat," tambah Rosmarin.
Meskipun diliputi kecemasan, ia tetap menjalin komunikasi dengan sesama penumpang kapal untuk memastikan kondisi mental mereka tetap stabil.
"Saya telah berkirim pesan dengan orang-orang dan semua orang tampaknya dalam semangat yang baik," ungkapnya singkat mengenai kondisi rekan-rekannya.
Baca Juga: Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
Saat ini, Rosmarin tidak menunjukkan gejala fisik namun ia memilih patuh menjalani masa karantina ketat selama puluhan hari.
"Saya pikir itu adalah keputusan terbaik bagi saya dan keluarga saya, dan saya tahu bahwa di sini, saya berada dalam perawatan terbaik yang memungkinkan," tegas Rosmarin.
Fasilitas karantinanya dilengkapi peralatan olahraga dan kebutuhan pangan memadai untuk mendukung pemulihan kondisi fisiknya selama masa observasi berlangsung.
Krisis di atas MV Hondius mencapai puncaknya ketika dokter resmi kapal tersebut justru ikut tumbang akibat terinfeksi hantavirus.
Kondisi darurat ini memaksa Dr. Stephen Kornfeld, seorang ahli onkologi yang sedang berlibur, untuk mengambil alih seluruh kendali medis.
"Keadaan seolah meningkat dalam waktu 24 jam setelah saya turun tangan," tutur Dr. Kornfeld menjelaskan situasi kritis di tengah laut tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya