Sejumlah peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) telah mengumpulkan berbagai sampel dari lokasi kejadian rumah terbakar misterius di Sleman. (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
- Tim peneliti UGM dan BPPTKG menginvestigasi kebakaran misterius di Padukuhan Mriyan, Sleman, melalui pengambilan sampel material di lokasi.
- Penelitian difokuskan pada analisis laboratorium terkait peningkatan konsentrasi gas serta kondisi air di sekitar area pemukiman warga.
- Para ahli kini menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan penyebab ilmiah dari rangkaian peristiwa kebakaran yang terjadi.
Seluruh data tersebut akan dianalisis di laboratorium guna melihat kemungkinan keterkaitannya dengan kondisi geologi di sekitar lokasi.
"Kami ngambil data gas sama air. Dari data-data yang ada, nanti akan kami lakukan analisis di lab," ujar Aris.
Mereka masih menunggu hasil pengujian laboratorium untuk memastikan hubungan antara kandungan gas, kondisi air, serta karakteristik geologi setempat dengan rangkaian kebakaran yang telah terjadi puluhan kali di rumah warga tersebut.
"Terus airnya memang kami masih harus melakukan uji di lab, apakah air nanti bisa kita sambungkan dengan kondisi geologi? Itu nunggu nanti dulu," tandasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Teror Api di Rumah Warga Sleman Belum Usai, Kebakaran Terjadi 73 Kali di 65 Titik
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal
-
3 Nelayan Mendadak Tewas Dalam Kapal di Perairan Sumut, Apa Sebabnya?
-
Setelah Sempat Deflasi, BPS Catat Inflasi di Agustus
-
Gunung Sinabung Erupsi, 2 Desa di Karo Dievakuasi, 2.400 Lebih Warga Terdampak
-
Setelah Sempat Deflasi, BPS Catat Inflasi di Agustus
-
Bupati Bengkalis Resmi Perpanjang Masa Jabatan 75 Kepala Desa
-
Perry Warjiyo Ucapkan Selamat ke Destry Damayanti Usai Dipilih jadi Gubernur BI
-
Penjualan Kompor Gas Kaca Tumbuh di Tengah Ekonomi Tak Pasti, Layanan Purna Jual Diperkuat
-
Puan Maharani di HUT DPR ke-81: Kritik Rakyat Itu Pendorong untuk Berbenah Diri
-
Resmi! Extraordinary Woo Diremake Jepang Jadi Extraordinary Attorney Minami