- Tim peneliti UGM menyatakan tidak ada indikasi hubungan antara sistem kelistrikan dengan kemunculan api di rumah warga Sleman.
- Observasi lapangan menunjukkan tidak ditemukan medan elektromagnetik maupun kerusakan instalasi listrik yang memicu percikan api di lokasi.
- PLN UP3 Sleman memastikan instalasi listrik di rumah tersebut dalam kondisi baik dan tidak mengalami kebocoran.
Suara.com - Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut tidak ditemukan indikasi kuat yang menghubungkan kemunculan api dengan sistem kelistrikan di rumah warga Padukuhan Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, DIY.
Salah satu peneliti sekaligus Dosen Teknik Elektro UGM, Iswandi, mengatakan tim telah melakukan pengamatan terhadap kemungkinan pengaruh medan elektromagnetik maupun sumber listrik berdaya besar di sekitar rumah.
Namun, dari hasil observasi, tidak ditemukan keberadaan infrastruktur yang berpotensi menimbulkan efek tersebut.
"Untuk pengaruh dari medan elektromagnetik saya kira saya sudah mengamati sekitar-sekitar ini tidak ada sumber yang besar gitu ya, baik itu tower ataupun berupa tegangan tinggi tidak ada," kata Iswandi, kepada awak media, Senin (1/6/2026).
Menurut dia, kondisi tersebut membuat dugaan keterkaitan antara kebakaran berulang dan medan elektromagnetik menjadi semakin lemah. Sejauh ini, tim belum menemukan faktor eksternal di sekitar rumah yang dapat menjelaskan kemunculan api dari sisi kelistrikan.
"Jadi saya kira tidak ada kaitannya dengan itu," ujarnya.
Iswandi turut menanggapi keluhan pemilik rumah mengenai kondisi listrik yang dinilai tidak stabil dan sempat menyebabkan beberapa peralatan mengalami gangguan.
Ia bilang fenomena tersebut tidak memiliki hubungan langsung dengan kemunculan api yang terjadi di berbagai titik secara acak.
"Saya kira itu (kelistrikan) bukan menjadi sebab ya, karena kan titik api itu munculnya di mana-mana. Bisa di luar, bisa di kamar mandi, bisa di dalam kamar," ungkapnya.
Baca Juga: Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa jika memang terdapat gas yang mampu menyala tanpa membutuhkan pemantik, maka peran listrik dalam fenomena tersebut menjadi semakin kecil.
Kendati dugaan keterkaitan dengan kebakaran dinilai lemah, tim tetap akan mempelajari laporan mengenai ketidakstabilan listrik yang disampaikan penghuni rumah.
"Tentang keluhan tentang ketidakstabilan listrik yang merusak beberapa alat ya mungkin kami pelajari nanti, tapi saya kira itu tidak ada kaitannya dengan api yang ditimbulkan," tandasnya.
Sebelumnya, PLN UP3 Sleman juga telah memastikan bahwa tidak ada kebocoran instalasi listrik di rumah tersebut.
Manager PLN UP3 Sleman Ririn Harwati menuturkan PLN melalui Tim Teknik UP3 Sleman telah melakukan pemeriksaan lapangan di lokasi pada Jumat (29/5/2026) lalu.
"Kami cek ke lokasi kejadian dan tidak ditemukan adanya kebocoran instalasi listrik," kata Ririn.
Tim PLN pun tidak menemukan kerusakan lain yang berpotensi menyebabkan percikan api. Dari seluruh hasil pemeriksaan lapangan dapat dipastikan instalasi listrik di rumah tersebut dalam keadaan baik.
"Tidak ada kerusakan listrik di lokasi yang menjadi penyebab percikan api," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut
-
Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi
-
Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah
-
Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi
-
Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi
-
Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!
-
Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan